Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
5 th Anniversary Kendariinfo dengan tema "Passionate For Us".
5 th Anniversary Kendariinfo dengan tema "Passionate For Us".
Education

Lulus Babak Final OASE, Kontingen IAIN Kendari Akan ke Aceh

Lulus Babak Final OASE, Kontingen IAIN Kendari Akan ke Aceh
Kontingen IAIN Kendari menyaksikan Opening Ceremony OASE secara virtual. Foto: Istimewa. (18/11/2021).

Kendari – Kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan berangkat ke Aceh untuk mengikuti Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Pendidikan Teknologi Kimia Industri (PTKI) pada 24 November 2021.

ADVERTISEMENT

Kontingen IAIN Kendari akan berangkat setelah dipastikan lulus ke babak final karya inovasi nanoteknologi. Namun sebelum ke Aceh, kontingen IAIN Kendari yang terdiri dari Faizah Binti Awad, Husain Insawan, Herman, panitia, official, dan peserta OASE menyaksikan Opening Ceremony secara virtual, Kamis (18/11/2021).

OASE merupakan transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) yang kemudian dikembangkan menjadi dua event yakni OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA). Kedua event ini digelar dua tahun sekali yang diselenggarakan secara bergiliran oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

OASE menyelenggarakan 23 cabang lomba yang diikuti oleh kurang lebih 140 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Indonesia. Pada kegiatan nasional yang baru pertama diselenggarakan ini, kontingen IAIN Kendari mengikuti lomba bidang sains, karya inovasi, debat ilmiah, story telling dan pemilihan dai mahasiswa.  

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Suyitno, dalam sambutannya mengatakan, OASE merupakan wadah untuk mewujudkan integrasi keilmuan yang merupakan ciri khas dan keunggulan PTKI.

“Transformasi PTKI utamanya Universitas Islam Negeri (UIN) sesungguhnya diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Islam pada abad VIII, di mana pada masa itu para ulama telah menerapkan integrasi keilmuan yang kepakarannya telah diakui dunia. Kita berharap penyelenggaraan kompetisi ini dapat memperkuat penerapan integrasi keilmuan,” katanya.

Baca Juga:  Evakuasi 30 Mapala yang Terjebak di Gunung Amonggedo Belum Bisa Dilakukan

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Warul Walidin menyebut, penyelenggaraan OASE sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang memiliki ketokohan intelektual, spiritual, dan sosial. 

“Ketiga hal ini dapat menjadikan mahasiswa PTKI menjadi generasi yang paripurna yang diterima dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Kendari, Faizah Binti Awad menjelaskan, kompetisi dengan metode blended luring dan daring ini dapat memacu energi mahasiswa untuk kembali menumbuhkan semangat dalam pengembangan keilmuan serta kompetensi di era pandemi.

“Di era pandemi seperti sekarang ini, kompetisi antar-mahasiswa sedikit berkurang dikarenakan adanya pembatasan sosial. Hampir semua kegiatan nasional yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 dan 2021 mengalami penundaan. Oleh karena itu, kami mengapresiasi pelaksanaan OASE karena kompetisi seperti ini kembali menghidupkan gairah akademik mahasiswa,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:
5th Anniversary Kendariinfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten