Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Maling Jemuran di Kolaka Terekam CCTV, Diduga Sasar Kompleks Perumahan

Maling Jemuran di Kolaka Terekam CCTV, Diduga Sasar Kompleks Perumahan
Terduga pelaku saat membawa kabur jemuran dari teras rumah Yamshir di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (20/7/2026).

Kolaka – Aksi seorang pria saat diduga menggasak jemuran milik warga di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam CCTV pada Senin (20/7/2026).

Dalam rekaman yang diterima Kendariinfo, pria berkaus hitam dan celana panjang itu terlihat berkeliling di sekitar kompleks perumahan sekitar pukul 02.08 Wita. Tak berselang lama, ia kemudian tiba di depan rumah warga bernama Yamshir.

Pria itu kemudian melihat lokasi sekitar sembari memainkan handphone yang dipegangnya. Usai memastikan kondisi aman, ia kemudian terlihat melangkah perlahan memasuki teras rumah Yamshir dan mengangkat jemuran.

Terduga pelaku saat memasuki teras rumah Yamshir di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Terduga pelaku saat memasuki teras rumah Yamshir di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (20/7/2026).

Yamshir menduga pelaku memang mengintai jemuran di area perumahan yang dihuninya. Saat tidak mendapati jemuran di rumah lain, pelaku berpindah tempat dan menyisir lokasi berikut hingga menemukan barang yang diinginkan.

“Iya betul jemuran pakaian saya. Di rumah tetangga tidak dapat, karena lagi menyisir lokasi sekitar kompleks. Akhirnya dapat di rumah saya,” ujarnya kepada Kendariinfo, Rabu (22/7).

Yamshir berharap pelaku pencurian dapat secepatnya diringkus oleh pihak kepolisian agar tidak memakan korban lebih banyak lagi ke depannya.

“Belum sempat lapor polisi, tapi seharusnya dengan kejadian yang marak sejak beberapa minggu lalu, polisi sudah turun tangan tanpa laporan. Mudah-mudahan segera didapat pelakunya, biar tidak ada korban lagi,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten