Menang Lomba Proposal Film, 2 Rumah Produksi Dapat Pendanaan Dispar Sultra
Sulawesi Tenggara – Dua rumah produksi (production house) berhasil memenangkan lomba proposal film dan mendapatkan pendanaan produksi dari Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dua proposal tersebut berhasil menjadi yang terbaik usai proses kurasi proposal film dari Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Sultra. Ada beberapa tahapan yang dilalui oleh para peserta, mulai dari pendaftaran, pengajuan proposal film, hingga pada tahapan penjurian.
Melalui kegiatan itu, lahir dua pemenang dan akan melanjutkan ke tahap bimbingan teknis dan produksi film. Pemenang lomba proposal itu ialah Delta Media Wakatobi dengan judul film Pesawat Kertas dan Multi Talenta Media dengan judul film Kabanti Bula Malino.
Pada lomba proposal film, seniman pertunjukan Sidin Lahoga, praktisi film Adhy Rical, dan pelaku film serta pemenang kurasi proposal film nasional Kemendikbud 2023 bertema Desa Wisata Sultra Arif Relano Oba, menjadi dewan juri.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Syamsinar, mengatakan penyelenggaraan lomba proposal film merupakan tahun kedua. Pada 2024, ada peningkatan partisipasi peserta dari daerah dalam ajang kurasi film tersebut.
“Tahun sebelumnya hanya empat daerah yang jadi peserta. Alhamdulillah di tahun ini ada peningkatan baik dari jumlah peserta maupun perwakilan dari daerah,” katanya, Selasa (23/7/2024).
Sebelum memasuki penjurian, para peserta harus melalui rangkaian tahapan, antara lain pendaftaran, pengumpulan berkas, dan kurasi. Setelah itu masuk pada tahapan penjurian yang selanjutnya para pemenang akan mengikuti bimbingan teknis film.
“Tahapannya telah kita mulai dua bulan lalu. Mulai dari pendaftaran, kemudian seleksi administrasi, lalu penjurian. Dari penjurian ini keluar pemenang yang akan dilakukan bimbingan teknis tentang cara pembuatan film,” jelasnya.
Setelah mengikuti bimtek, para pemenang akan melakukan produksi film. Melalui kurasi film, kabupaten dan kota dapat menjadi daerah film seperti Wakatobi. Melalui kurasi film itu juga diharapkan agar kepariwisataan Sultra khususnya desa wisata lebih dikenal oleh masyarakat.
“Nanti dua pemenang film akan melakukan produksi film yang dibiayai oleh Dispar Sultra. Secara otomatis keluaran dari produksi film ini akan dilakukan pemutaran di bioskop Sultra. Bahkan kita harapkan dapat menjadi sarana branding Sultra dan menembus kancah nasional maupun internasional pada kegiatan yang serupa,” harapnya.
