Motor ASN di Kendari Diparkir di Depan Rumah Digondol Maling, Pelaku Ditangkap

Kendari – Sepeda motor milik seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial AL digondol maling saat diparkir di depan rumah. Pelaku berinisial AM (31) ditangkap Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sultra.
Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan pelaku ditangkap pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Penangkapan dilakukan setelah polisi mengantongi bukti permulaan yang cukup terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut.
“Kami berhasil mengamankan pelaku di Desa Bajo Indah,” kata Welliwanto, Selasa (11/8).
Kasus pencurian itu terjadi di Jalan Mutiara, Kelurahan Kessilampe, Kecamatan Kendari, Kota Kendari. Motor Yamaha Jupiter Z warna biru dengan nomor polisi DT 4544 BD tersebut dicuri pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 02.00 Wita.
Sebelumnya, korban memarkir sepeda motornya di depan rumah pada Jumat (24/7) sekitar pukul 16.00 Wita. Namun, pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wita, korban diberitahu istrinya bahwa motor tersebut sudah tidak berada di tempat.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp12 juta dan kemudian melaporkan kasus itu ke Polresta Kendari,” ujar dia.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah mengambil motor korban. Pelaku mengaku saat itu hendak pergi ke Kecamatan Morosi untuk mencari sepeda motor yang dipinjam temannya, tetapi tidak memiliki kendaraan.
“Pelaku kemudian datang ke rumah korban dan mengambil sepeda motor yang terparkir di samping rumah dalam keadaan tidak terkunci setang,” ujarnya.
Motor tersebut kemudian didorong pelaku hingga ke rumahnya. Setelah itu, pelaku membongkar bagian kap motor dan menyambung soket untuk menghidupkan kendaraan.
Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa satu unit Yamaha Jupiter Z warna biru. Saat dilakukan pendalaman, polisi menemukan motor tersebut telah terpasang pelat nomor DT 3623 MD. Setelah dilakukan pengecekan melalui registrasi Samsat Lantas, pelat tersebut ternyata terkait laporan kasus pencurian lain.





