Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Oknum Pj. Kades Diduga Cabuli 4 Mahasiswi UHO yang KKN di Konut

Oknum Pj. Kades Diduga Cabuli 4 Mahasiswi UHO yang KKN di Konut
Ilustrasi seorang wanita diperkosa. Desain: Hikuza Izza/Kendariinfo.

Konawe Utara – Oknum Penjabat (Pj.) Kepala Desa di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga melakukan pencabulan terhadap empat mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) sekaligus yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia KKN Reguler UHO 2022, Muhammad Arba.

Dia mengatakan, pihaknya menerima informasi dugaan pencabulan itu pada Rabu (31/8/2022). Hari itu juga Tim Panitia KKN serta Dosen Pembimbing Lapangan langsung turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Dari koordinasi itu, kampus memutuskan untuk menarik para mahasiswi dari lokasi dan panitia KKN mendampingi korban melaporkan dugaan pencabulan Pj. kades ke Polres Konut.

Oknum Pj. kades yang diduga melakukan pencabulan terhadap mahasiswi UHO yang melaksanakan KKN di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Oknum Pj. kades yang diduga melakukan pencabulan terhadap mahasiswi UHO yang melaksanakan KKN di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

“Mahasiswa ditarik kembali ke kampus hari itu juga. Mahasiswa yang bukan korban akan meneruskan KKN di kampus atas arahan panitia dan dosen pembimbing. Sementara korban akan fokus pada pemulihan diri. Mereka seharusnya ditarik 14 September 2022,” kata Arba kepada Kendariinfo saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (2/9).

Dia menjelaskan, mahasiswa yang melaksanakan KKN di desa tersebut berjumlah 13 orang dengan rincian tujuh perempuan dan enam laki-laki. Dari tujuh mahasiswi yang melaksanakan KKN, empat di antaranya menjadi korban pencabulan oknum Pj. kades. Olehnya itu, pihak kampus langsung mendampingi para korban melapor ke Polres Konut.

“Panitia dan dosen mendampingi korban melapor ke Polres Konut. Laporan itu 31 Agustus 2022 sekitar pukul 21.00 WITA. Pemeriksaan di polisi selesai pukul 02.00 WITA atau masuk 1 September 2022,” jelasnya.

Baca Juga:  Diikuti 7.039 Atlet, PON XX Papua 2021 Resmi Dibuka Jokowi

Berdasarkan keterangan korban kepada dosen pembimbing, aksi pencabulan itu terjadi di rumah oknum Pj. kades. Dia mengungkapkan, mahasiswi yang menjadi korban waktu itu sedang sakit dan oknum Pj. kades berpesan melalui teman korban agar korban datang ke rumahnya untuk diobati oleh Pj. kades tersebut. Bukannya mengobati, pelaku malah melakukan aksi tak senonoh kepada korban.

“Korbannya itu empat orang. Motifnya hampir sama. Korban ini sebenarnya dipanggil melalui teman korban untuk diobati ke rumahnya,” ungkap Arba.

Sementara itu, Kapolres Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum, mengatakan penyidik sudah memeriksa satu korban dan dua saksi. Selain itu, pihaknya juga telah menahan oknum Pj. kades sebagai tersangka.

“Oknum Pj. kades. Kasusnya masih dalam proses pemeriksaan. Korban dan saksi-saksi sudah diminta keterangan. Korban satu dan saksi dua orang. Pelaku sudah ditahan. Sementara itu laporan dari penyidik,” kata Fathul kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon.

Diduga Cabuli Mahasiswi KKN UHO, Oknum Pj. Kades di Konut Dilapor Polisi

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten