Pastikan Program MBG Berjalan Lancar, Polisi Cek Langsung SPPG di Kabaena Timur Bombana
Bombana – Untuk memastikan program makan bergizi gratis (MBG) berjalan lancar, polisi melakukan pengecekan langsung terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (25/9/2026).
Kapolsek Kabaena Timur, Iptu Arifin Adika, mengatakan pengecekan SPPG berlangsung mulai pukul 10.00 Wita. Menurutnya, pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses operasional SPPG berjalan aman, lancar, serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dalam mendukung pelaksanaan program MBG.
Ia mengungkapkan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengawasan untuk memastikan pelaksanaan program MBG dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Pengecekan ini dilaksanakan untuk mengawasi dan memastikan kelancaran program makan bergizi gratis yang merupakan program nasional,” ujar Arifin melalui keterangannya, Jumat siang.
Ia juga mengingatkan pengelola SPPG agar seluruh tahapan operasional, mulai dari persiapan hingga pendistribusian makanan, dilaksanakan sesuai SOP yang telah ditetapkan. Menurutnya, kualitas, ketepatan, dan standar operasional harus menjadi perhatian bersama, khususnya pada proses memasak dan pemorsian makanan.
“Kami menginstruksikan kepada Kepala SPPG untuk terus memberikan pengingat secara berkala kepada seluruh karyawan, terutama pada shift memasak dan shift pemorsian,” bebernya.
Selain itu, ia juga meminta agar dilakukan breafing harian sebelum setiap shift dimulai serta supervisi secara langsung dan acak guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah fasilitas SPPG tak luput dari perhatian dalam pengecekan ini, mulai dari ruang loading, gudang kering dan basah, ruang peralatan dapur, ruang pengolahan, ruang pemorsian, ruang ompreng, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), ruang pendingin makanan, hingga ruang instalasi gas.
Hasil pengecekan menunjukkan kondisi SPPG berjalan dengan baik. Tidak ditemukan kendala, baik dari sisi kondisi ruangan, ketersediaan bahan baku, maupun proses pemorsian makanan.
