PDIP Dorong Penguatan Program Kerakyatan Lewat Kunjungan ke Sultra

Kendari – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendorong penguatan program-program kerakyatan di Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui kegiatan rapat koordinasi dan kunjungan lapangan yang berlangsung pada 18 – 19 Juli 2025 di Sekretariat DPD PDIP Sultra, Kendari.
Selain rapat koordinasi, rombongan DPP juga meninjau sejumlah lokasi sebagai bagian dari upaya menyerap langsung aspirasi masyarakat. Kunjungan dilakukan ke koperasi Mepokoaso, TPA Puuwatu, bank sampah, kawasan nelayan, lokasi panen padi di Konawe, serta berdialog dengan warga yang terdampak aktivitas pertambangan di Konawe Utara.
Ketua Bidang Pariwisata PDIP, Wiryanti Sukamdani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen partai dalam mendekatkan diri dengan masyarakat dan memahami tantangan yang mereka hadapi di lapangan.
“Seperti pesan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, kita harus bisa tertawa dan menangis bersama rakyat. Karena itu kami turun langsung agar benar-benar memahami kondisi mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kunjungan ini pihaknya memperoleh banyak masukan terkait kebutuhan dan permasalahan masyarakat, termasuk isu lingkungan dan kesehatan yang memerlukan perhatian bersama.
“Kami melihat potensi besar yang dimiliki daerah ini, baik di sektor pertanian, kelautan, hingga pengelolaan sampah berbasis komunitas. Tetapi ada pula tantangan, seperti pencemaran air akibat limbah tambang, yang harus segera direspons secara serius,” jelas Wiryanti.
PDIP berharap, hasil rapat dan kunjungan ini dapat menjadi pijakan untuk menyusun kebijakan dan program yang lebih berpihak kepada rakyat, sekaligus memperkuat sinergi antara DPP dan DPD dalam membangun kesejahteraan masyarakat Sultra.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pengurus pusat, antara lain Ketua Bidang Pariwisata sekaligus Koordinator Wilayah Sultra, Wiryanti Sukamdani, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, Ketua Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning Proletariyati dan Ketua Bidang Jaminan Sosial, Sri Rahayu.





