Pelabuhan Penyeberangan Lainea – Tampo Jadi Alternatif Pemudik Tujuan Muna

Konawe Selatan – Pelabuhan penyeberangan rute Lainea – Tampo yang berlokasi di Desa Matabubu Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi alternatif ratusan pemudik tujuan Kabupaten Muna.
Di lokasi itu, kapal-kapal ketinting milik nelayan rutin beroperasi untuk melayani warga yang ingin melakukan mudik. Besaran tarifnya Rp200 ribu, sudah termasuk pengemudi dan kendaraan yang digunakan.
Salah seorang pemudik bernama Jodi menuturkan, alasan dirinya memilih menyeberang di dermaga Lainea karena tidak ingin terjebak antrean panjang di pelabuhan penyeberangan utama yang kerap dipadati pemudik.
“Dari pada mengantre lagi, mendingan saya lewat di situ (Lainea). Langsung jalan juga kapalnya,” kata Jodi, Minggu (30/3/2025), sore.
Ia membeberkan, jarak tempuh dari dermaga Lainea menuju Pelabuhan Tampo hanya menghabiskan waktu sekitar 1 jam lebih. Durasi waktunya cukup singkat dibandingkan dengan pelabuhan lainnya. Hanya saja, kapasitas setiap kapal sangat terbatas.
“Setiap menyeberang, 7 – 8 motor saja yang dimuat di kapal,” bebernya.
Meski lebih cepat, lanjut Jodi, menyeberang di pelabuhan tersebut dengan menggunakan perahu nelayan cukup menegangkan, apalagi jika cuaca sedang hujan dan ombak tinggi.
“Itu saja kurangnya, tapi sebagai anak pulau, kami sudah terbiasa dan insyaallah sejauh ini aman-aman terus,” pungkasnya.



