Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Pelajar SD di Kendari Dilecehkan Tetangganya, Pelaku Iming-Imingi Uang Rp150 Ribu

Pelajar SD di Kendari Dilecehkan Tetangganya, Pelaku Iming-Imingi Uang Rp150 Ribu
Pria yang melecehkan anak tetangganya di Kendari diringkus polisi. Foto: Istimewa. (24/1/2023).

Kendari – Pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Bunga (samaran) dilecehkan oleh tetangganya inisial LH (45). Saat beraksi, pelaku mengiming-imingi uang sebesar Rp150 ribu kepada korban.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman melalui Kapolsek Kendari, AKP Kaharuddin Kaedo kepada Kendariinfo mengatakan bahwa aksi pencabulan ini terjadi di Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Minggu (16/10/2022) lalu.

Awalnya, LH memanggil Bunga ke rumahnya. Sesampainya di rumah, LH tiba-tiba memegang dan memasukan jari tangan di bagian tubuh sensitif korban. Agar Bunga tidak melakukan perlawanan dan mau menuruti kemauan LH, ia diberikan uang sebesar Rp150 ribu. Korban pun hanya bisa menurut.

Usai beraksi, LH meminta Bunga agar pulang ke rumahnya dan tidak menceritakan peristiwa itu kepada orang tuanya.

“Pelaku dan korban ini bertetangga, dia tidak setubuhi tetapi hanya memasukkan tangan dan memegang bagian sensitif korban,” ujarnya, Selasa (24/1/2023).

Seiring berjalannya waktu, ibu korban melihat kelakuan anaknya yang berubah drastis. Sikapnya selalu periang, tiba-tiba ia menjadi anak yang suka mengurung diri. Sempat dilakukan interogasi oleh ibunya, tetapi korban tidak mau mengaku.

“Karena sikapnya ini anak berubah terus, korban dibawa di rumah tantenya. Setelah tantenya ini yang interogasi, korban akhirnya bercerita,” tambahnya.

Bunga mengaku sering berdiam diri karena alat vitalnya kesakitan usai dilecehkan oleh LH. Pihak keluarga yang tidak terima dengan kejadian itu langsung melaporkan LH di Polsek Kendari pada 21 Desember 2022.

Baca Juga:  Sosok Ipda Della, Kapolsek Lalonggasumeeto yang Pernah Jalankan Misi Perdamaian Dunia

Mendapat informasi itu, Polsek Kendari langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup, LH yang berprofesi sebagai petani langsung ditangkap di kediamannya pada Selasa (24/1) sekira pukul 12.30 Wita. Selanjutnya, pelaku digiring ke Mako Polsek Kendari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut .

Atas perbuatannya, LH dikenakan Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten