Pelajar SMAN 1 Kendari Diduga Dikeroyok di Kampus Lama UHO Kendari, Kepala Robek

Kendari – Seorang pelajar SMAN 1 Kendari, Ade Axl Sugito (17), menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di kawasan Kampus Lama Universitas Halu Oleo (UHO), Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (7/9/2026) sore.
Kapolsek Kemaraya Iptu Busran membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia menyebut peristiwa itu berkaitan dengan tawuran antarpelajar yang terjadi di Jalan Bunga Tanjung, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat.
“Ia pak betul kejadiannya. Tim piket SPKT menerima laporan terjadinya tawuran pelajar di Jalan Bunga Tanjung antara pelajar SMAN 1 vs SMA Kartika. Saat tiba di TKP, para pelajar tersebut sudah melarikan diri,” kata Busran saat dikonfirmasi Kendariinfo.
Busran mengatakan, pihak kepolisian kemudian menerima informasi adanya seorang pelajar SMAN 1 Kendari yang masuk ke Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendapatkan perawatan.
“Sesaat kemudian menerima informasi ada korban dari siswa SMAN 1 masuk di RS PMI,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan polisi, kejadian bermula ketika korban bersama temannya, Muhammad Althaf Arif (17), hendak pulang setelah mengambil pakaian di rumah temannya.
Keduanya kemudian singgah di sekitar lapangan bola Kampus Lama UHO Kendari. Saat dalam perjalanan menuju lokasi, mereka dihentikan oleh sejumlah orang yang tidak dikenal. Salah seorang kemudian bertanya kepada korban bersekolah di mana.
Namun, korban belum sempat menjawab ketika salah seorang langsung memukul kepalanya menggunakan benda tumpul. Setelah itu, beberapa orang lainnya ikut memukul korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian atas kepala.
Sementara itu, Althaf yang melihat kejadian tersebut memilih melarikan diri untuk meminta pertolongan kepada petugas keamanan di pos sekuriti Kampus Lama UHO.
Selain memukul korban, kelompok tersebut juga disebut merusak sepeda motor milik Althaf sebelum meninggalkan lokasi. Korban kemudian dibawa ke RS PMI untuk mendapatkan perawatan. Luka robek di bagian kepalanya mendapat tiga jahitan.
Polisi telah mengambil keterangan korban dan saksi serta membuat laporan polisi dan visum et repertum. Identitas terduga pelaku masih dalam penyelidikan.





