Pemkot Kendari Inisiasi Gerakan Pangan Murah di Balai Kota Mulai 10 – 13 Maret 2025

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kendari menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Balai Kota Kendari mulai 10 hingga 13 Maret 2025.
GPM itu dilakukan sebagai langkah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Selain untuk menekan harga, kegiatan ini juga bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa pemerintah memberikan subsidi harga pangan sebesar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.
“Selisih harga di pasar umum dengan di sini cukup signifikan. Misalnya, harga beras bisa lebih murah Rp10 ribu, sementara telur selisihnya sekitar Rp5 ribu,” ujarnya, Senin (10/3/2025).
Beragam kebutuhan pokok dijual dalam pasar murah ini, seperti beras kemasan 5 kilogram, telur ayam ras, gula pasir, bawang putih, bawang merah, dan minyak goreng. Selain itu, tersedia juga tepung terigu, mie kering, ikan segar dan ikan kering, aneka sayuran, cabai rawit, serta makanan ringan.
Memasuki Ramadan 2025, harga pangan di pasar tradisional Kota Kendari mengalami kenaikan. Menyikapi hal ini, Wali Kota Kendari mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga sembako secara tidak wajar.
“Jika masih ada pedagang yang menaikkan harga secara berlebihan, silakan laporkan kepada saya atau dinas terkait,” tegasnya.


