Penjelasan Polisi Terkait Lakalantas 1 Keluarga di Konsel yang Tewaskan Anak 7 Tahun

Konawe Selatan – Kepolisian memberikan penjelasan resminya terkait kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Desa Tanea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang menyebabkan seorang anak 7 tahun tewas hingga seorang wanita hamil 5 bulan mengalami pendarahan, Senin (3/4/2023).
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman mengatakan bahwa kecelakaan itu dialami oleh satu keluarga dari Desa Lainea, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe yakni ayah berinisial A (33), istri hamil berinisial L (36), dan anak perempuan yang meninggal dunia berinisial N (7).
“Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Konsel menuju Kendari,” ujarnya kepada Kendariinfo.

Sesampainya di lokasi kejadian, motor dengan nomor polisi DT 2128 DA yang dikemudikan oleh A dengan membonceng L dan N tergelincir karena kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan.
Ketika motor dan para korban jatuh, mereka terlempar di aspal hingga korban N terlindas truk yang tengah melintas dengan nomor polisi DT 8297 AA. Truk tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial DS (31) warga Desa Asembu Mulya, Kecamatan Buke, Konsel.
“Untuk di TKP tidak ada tumpahan minyak bahan bakar, hanya aspal basah akibat air hujan sehingga agak licin,” tambahnya.
Akibat kejadian itu, para korban dilarikan ke Puskesmas Konda. Korban A mengalami sakit di sekujur badan, bocah perempuannya berinisial N meninggal dunia karena alami pendarahan pada hidung, telinga, mulut, dan keretakan pada kepala. Sedangkan istrinya berinisial L yang tengah hamil 5 bulan mengalami pendarahan dan memar di wajah.
“L sempat menjalani perawatan di Puskesmas Konda tetapi sudah dirujuk di RS Bahteramas untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkasnya.
Saat ini, pengendara truk dan kasus tersebut tengah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Kendari untuk pengembangan lebih lanjut.
Atas insiden kecelakaan yang menelan korban jiwa itu, Kapolresta Kendari berharap agar seluruh masyarakat selalu waspada saat melintas di lokasi tersebut. Pasalnya, kawasan itu sering dilalui kendaraan berat dan jalannya licin ketika diguyur hujan, bahkan sudah banyak terjadi lakalantas yang menghilangkan nyawa pengendara lainnya.





