Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Perempuan Pencari Kerang Hilang di Muara Bone Balano, Mubar

Perempuan Pencari Kerang Hilang di Muara Bone Balano, Mubar
Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR. Foto: Istimewa.

Muna Barat – Seorang perempuan bernama Farida (45), warga Desa Lasama, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan hilang saat mencari kerang laut di Muara Bone Balano, Jumat (22/5/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari menerima laporan terkait kondisi membahayakan manusia tersebut sekitar pukul 16.20 Wita dari Sekretaris Desa Lasama.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Pada pukul 16.40 Wita Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5).

Dari informasi yang diterima, peristiwa itu bermula saat korban bersama keluarganya pergi ke Muara Bone Balano sekitar pukul 08.00 Wita untuk mencari kerang laut.

Sesampainya di lokasi, korban dan anggota keluarga lainnya berpencar untuk mencari kerang. Namun hingga pukul 13.30 Wita, saat seluruh keluarga kembali berkumpul, korban tidak terlihat.

Keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian di area muara dan pesisir sekitar lokasi. Namun hingga laporan diterima Basarnas Kendari, korban belum ditemukan.

Tim SAR yang diberangkatkan membawa sejumlah peralatan pendukung operasi pencarian, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan medis, peralatan evakuasi, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

“Cuaca di lokasi dilaporkan dalam kondisi hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 3,8 kilometer per jam dari arah timur berdasarkan data BMKG,” tambahnya.

Hingga kini, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat. Basarnas Kendari menyebut perkembangan lebih lanjut terkait operasi pencarian akan kembali disampaikan setelah adanya hasil di lapangan.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten