Pertandingan Sepak Bola Ricuh di Maginti Mubar, Pemain dan Penonton Saling Pukul

Muna Barat – Pertandingan sepak bola di lapangan Desa Pajala, Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), sempat diwarnai kericuhan. Pemain dan penonton saling pukul saat pertandingan sedang berlangsung, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan sebuah video yang diunggah di media sosial, terlihat penonton kedua kesebelasan saling pukul dan tendang. Sejumlah pemain dari kedua tim juga tampak terlibat adu jotos dengan penonton.
Kericuhan itu terjadi pada laga babak penyisihan yang mempertemukan Desa Pajala melawan Kembar Maminasa. Pertandingan awalnya berjalan normal dengan keunggulan Kembar Maminasa 1-0. Namun, menjelang babak kedua laga berjalan memanas.
Warga Desa Abadi Jaya, Maulid, menjelaskan insiden bermula setelah pemain Pajala melakukan pelanggaran. Perselisihan kecil antara pemain tersebut justru memicu penonton masuk ke lapangan.
“Ketika wasit memberikan pelanggaran keadaan sudah tidak terkendali. Penonton sudah banyak yang masuk ke dalam lapangan,” jelas Maulid kepada Kendariinfo, Jumat (14/8).
Keributan pun meluas karena semua penonton seketika masuk serentak hingga terjadi saling pukul dan saling tendang. Meski sempat terjadi keributan situasi kemudian kembali kondusif.
“Situasi kemudian aman. Saat saya pulang kedua kesebelasan dibariskan kembali oleh wasit. Soal keputusan pertandingan dimenangkan tim dari desa mana, saya tidak tahu,” pungkasnya.
Kapolsek Tiworo Kepulauan, Ipda Baharuddin membenarkan adanya kericuhan tersebut. Ia mengatakan, kericuhan terjadi akibat salah paham saat pertandingan berlangsung hingga memicu gesekan antar-pihak.
“Iya sempat dihentikan pertandingan, namun akhirnya bisa diredam setelah pihak Polsek, desa, dan camat turun menenangkan para pihak. Pertandingan kembali dilanjutkan saat situasi aman dan terkendali,” katanya, Jumat (14/8).





