Pesan Warga Torobulu pada HUT Sultra dan Konsel: Jaga Lingkungan dan Permukiman

Konawe Selatan – Haslilin dan Andi Firmansyah, dua warga Torobulu ikut mengucapkan selamat ulang tahun Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-62 dan Konawe Selatan (Konsel) ke-23. Keduanya berpesan agar pemerintah daerah ikut menjaga lingkungan dan permukiman warga Torobulu di Kecamatan Laeya.
Haslilin dan Andi Firmansyah merupakan dua warga Torobulu yang menjadi korban kriminalisasi perusahaan tambang nikel PT Wijaya Inti Nusantara (WIN). Keduanya dilaporkan ke polisi hanya karena menolak aktivitas tambang dekat permukiman dengan mempertanyakan dokumen lingkungan perusahaan.
Haslilin meminta agar pemerintah membenahi, menjaga lingkungan, dan tidak mengeluarkan izin penambangan nikel di permukiman warga Torobulu. Menurut Haslilin, itulah yang menjadi dasar penolakan warga terhadap perusahaan.
“Semoga pemerintah bisa membenahi, menjaga lingkungan, dan tidak mengeluarkan izin penambangan di permukiman, terutama wilayah Torobulu,” kata Haslilin, Selasa (28/4/2026).
Andi Firmansyah berharap pemerintah dapat mengetahui dan melihat langsung alasan warga mempertahankan lingkungan hingga berakhir kriminalisasi.
“Harapan saya kepada pemerintah agar dapat mengetahui dan melihat langsung apa sebab saya berjuang mempertahankan lingkungan,” ungkap Firman.





