Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Pria Kendari Diduga Bobol Indekos, Aksinya Terekam CCTV

0
0
Pelaku terekam CCTV melakukan pencurian di sebuah indekos di Jalan Torada, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Sofia Nur Faizah kehilangan satu unit tab setelah kamar indekosnya yang berada di Jalan Torada, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga dibobol oleh seorang pria tidak dikenal.

Aksi pria itu terekam CCTV. Sebelum menggasak gadget seharga sekitar Rp1 juta itu, ia terlebih dahulu mengintip melalui celah jendela kamar Sofia.

Dari rekaman CCTV, pria berbaju abu-abu itu datang pada Rabu (2/9/2026), sekitar pukul 20.57 Wifa. Ia kemudian pergi dan selang beberapa jam datang kembali pada Kamis (3/9), sekitar pukul 03.20 Wita. Namun kali ini sambil mengenakan jaket berwarna oranye dan langsung beraksi menggasak tab tersebut.

Sofia menjelaskan, sebelum kejadian, dirinya saat itu sedang bersama sang ibu di kamar indekos. Lalu pada pukul 20.00 Wita, ia keluar dan meninggalkan ibunya seorang diri.

Ibu Sofia kemudian ikut keluar sekitar pukul 20.50 Wita dengan tujuan hendak mencari makan dan meninggalkan tab di dalam kamar.

Setelah makan, ibu Sofia kembali ke indekos sekitar pukul 23.30 Wita lalu keluar kembali. Demikian Sofia, ia pulang ke indekosnya sekitar pukul 01.00 Wita untuk mengambil kunci motor dan meninggalkan kamar dalam keadaan kosong dan terkunci.

“Saya berdua sama mama di kos. Saya keluar sekitar pukul 20.00 Wita, jadi mama saya sendirian di kos. Kemudian mama keluar makan dan tablet disimpan di dalam kamar sekitar jam 20.50 Wita,” kata Sofia kepada Kendariinfo, Kamis (3/9).

Saat indekos ditinggalkan dalam keadaan kosong, pria itu kemudian beraksi. Dari rekaman CCTV, Sofia menerangkan pria itu terlebih dahulu mengintip kondisi kamar sebelum akhirnya membobolnya menggunakan sebuah alat tanpa menyadari CCTV.

“Pukul 03.00 Wita pencurinya mengintip di jendela, baru dia masuk pakai alat tanpa menyadari adanya CCTV,” terangnya.

Akibat kejadian itu, Sofia mengalami kerugian sekitar Rp1 juta dan telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Kendari.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: