Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Produk Ekspor UMKM Sultra Didominasi Hasil Kelautan, Nilai Devisa Capai Rp5,2 M

Produk Ekspor UMKM Sultra Didominasi Hasil Kelautan, Nilai Devisa Capai Rp5,2 M
Pembacaan hasil capaian Bea Cukai Kendari pada press release capaian APBN Sultra di Kantor DJPb Sultra. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (27/6/203).

Kendari – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kendari merilis data eksportir Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang didominasi oleh hasil kelautan.

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kepabeanan Cukai dan Dukungan Teknis KPPBC Kendari, Fardi Saleh mengatakan total nilai devisa ekspor UMKM yang mereka catat sejak 1 Januari 2023 hingga Mei 2023 mencapai USD348.584,73 atau Rp5,2 miliar lebih.

“Nilai devisa tersebut disumbang oleh perusahaan-perusahaan skala UMKM yang mengekspor ikan tenggiri, ikan kerapu, hingga kepiting bakau,” katanya saat press release di Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (27/6/2023).

Udang vaname masih menjadi andalan ekspor yang dilakukan oleh Graha Makmur Cipta Pratama. Selain itu sejumlah perusahaan seperti CV Anugrah Dua Putra yang mengekspor ikan tenggiri juga turut andil.

Perusahaan penyumbang nilai devisa ekspor UMKM antara lain CV Trapwindo Multi Tehnik yang mengekspor kepiting bakau, CV Jaya Seafood yang mengekspor ikan tenggiri dan kerapu, serta CV Abong Ome yang mengekspor ikan kakap dan tenggiri segar.

Ada pula eksportir baru seperti, CV Asia Bahari Fishery (ikan tenggiri), UD Maulana Jaya Mandiri (tuna segar), KSU Adi Jaya Lestari (siput laut), dan CV Anugrah Bahari Kendari (ikan tenggiri).

Baca Juga:  Masih Banyak Produk Belum Tersertifikasi Halal, ASR Foundation Adakan Bimtek bagi Pelaku UMKM Sultra

“Untuk eksportir dari produk pertanian belum ada,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten