Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Profil La Ode Munafar Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran asal Muna, Sultra

Profil La Ode Munafar Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran asal Muna, Sultra
Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran, La Ode Munafar. Foto: Istimewa.

Muna – La Ode Munafar merupakan sosok dibalik pencetus gerakan Indonesia Tanpa Pacaran (ITP). Gerakan tersebut sudah beliau galakkan sejak awal berdiri yakni September 2015.

Gerakan ITP sendiri bertujuan untuk mencoba menjawab kegelisahan dari banyaknya generasi yang menjadi korban budaya pacaran yang rusak.

Menurut La Ode Munafar, pacaran itu sangat merusak generasi. Maka perlu ada sebuah gerakan untuk menyelamatkan anak muda dari bahaya pacaran dan ITP hadir untuk berjuang untuk menyadarkan generasi dari bahaya pacaran. Dia bertekad tahun 2024 kesadaran tersebut bisa segera terwujud.

Biodata La Ode Munafar

La Ode Munafar lahir di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 5 Juni 1991 silam. Pria 31 tahun ini merupakan anak seorang nelayan tradisional yang memiliki cita-cita besar menjadi seorang penulis.

“Saya dari Kabupaten Muna, orang tua saya nelayan tradisional. Nekat berangkat kuliah S1 di Jogja tanpa ada saudara di sana. Bertahan hidup dengan menulis,” kata La Ode Munafar kepada Kendarinfo, Sabtu (5/11/2022).

Dari menulis La Ode Munafar menemukan inspirasi banyak untuk perbaikan generasi muda. Pada akhirnya dia fokus dan mengambil jalan menulis sebagai arah hidup.

“Ada banyak naskah saya ditawar penerbit besar seperti Mizan dan lain-lain tapi gak mau, saya ingin fokus membangun usaha sendiri,” tambahnya.

Ayah dari 3 orang anak ini mengaku, selain menulis dirinya juga sibuk berdakwah guna menyelamatkan generasi. Dia berharap generasi muda hari ini menjadi generasi yang mampu mengarahkan bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:  Toko Sepatu di Kendari Dibobol Maling, Pemilik Rugi Rp15 Juta

Cetuskan Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran Lantaran Resah

Selama berkuliah di Kota Pendidikan Yogyakarta, La Ode Munafar merasa gelisah melihat pergaulan anak muda di sana, meskipun hal-hal serupa tidak hanya terjadi di Jogja tetapi di daerah lain juga.

“Sejak usia 20 tahun saya sudah keliling seluruh Indonesia untuk mengisi berbagai acara seminar dan training. Fakta pergaulan anak muda ternyata sama,” katanya.

Berangkat dari hal itu, La Ode Munafar merasa perlu ada sebuah gerakan untuk menyelamatkan anak muda dari bahaya pacaran itu sendiri. Maka tercetuslah gerakan ITP pada September 2015.

ADVERTISEMENT

“Saya merasa perlu ada sebuah gerakan untuk menyelamatkan anak muda dari bahaya pacaran,” tambahnya.

Sejak berdiri, gerakan ITP kini sudah memiliki lebih dari 40 cabang di seluruh Indonesia. La Ode Munafar berkomitmen untuk terus menggalakkan gerakan ini keseluruh wilayah di Indonesia, dengan satu tujuan, membebaskan Indonesia dari pacaran.

“Semoga pada tahun 2024 bisa segera terwujud,” harapnya.

Menyoal dukungan, La Ode Munafar mengeklaim gerakannya tersebut mendapat respons baik dari masyarakat, hal itu dibuktikan dengan antusiasme masyarakat saat menerima informasi soal deklarasi ITP di kota yang menjadi target gerakan.

Contohnya, saat akan melaksanakan deklarasi ITP di Kota Kendari, Sultra, La Ode Munafar menyatakan pendaftaran peserta membeludak. Dari target hanya sekitar 20-an peserta, malah hampir tembus 1.000 yang mendaftar sebagai peserta.

Baca Juga:  Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran Deklarasi di Kendari Hari Ini

“(Acara ditunda) karena tempatnya gak muat, peserta membeludak, sekitar 1.000 orang,” jelasnya.

Selain action langsung ke masyarakat, gerakan ini juga memanfaatkan perkembangan teknologi, yakni dengan memberikan edukasi seputar efek pacaran ke media sosial seperti Facebook. Berdasarkan pantauan Kendariinfo, kini halaman Facebook ITP telah disukai oleh lebih dari 400 ribu akun.

Ratusan Pemuda di Kendari Ikuti Deklarasi Indonesia Tanpa Pacaran

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten