Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Reses di Baruga dan Puuwatu, Kendari, Gunartin Terima Aspirasi Tapal Batas hingga Keamanan

Reses di Baruga dan Puuwatu, Kendari, Gunartin Terima Aspirasi Tapal Batas hingga Keamanan
Anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj. Gunartin saat melakukan reses di Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Persoalan tapal batas antara Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj. Gunartin, saat menggelar reses masa sidang III di Kecamatan Baruga dan Puuwatu, 2 – 4 Oktober 2026.

Warga yang bermukim di wilayah Konsel berharap dapat masuk dalam administrasi Kota Kendari. Mereka menilai aktivitas sehari-hari, mulai dari pendidikan, pekerjaan, kegiatan ekonomi hingga pelayanan kesehatan, lebih banyak terpusat di Kota Kendari karena akses yang lebih dekat.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan yang menjadi bagian dari agenda reses Gunartin di Kecamatan Baruga, Kota Kendari/ Warga meminta adanya penyelesaian persoalan batas wilayah dengan mempertimbangkan kondisi geografis, sosial, serta kemudahan akses terhadap pelayanan publik.

Selain persoalan tapal batas, masyarakat juga menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait pembangunan lingkungan, peningkatan pelayanan publik, dan penyediaan fasilitas pendukung di wilayah mereka.

Sementara itu, saat menggelar reses di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Gunartin menerima aspirasi warga terkait peningkatan keamanan lingkungan. Masyarakat mengusulkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis untuk mencegah gangguan keamanan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.

Warga Puuwatu juga mengapresiasi komunikasi yang selama ini terjalin dengan Gunartin. Mereka menilai akses untuk menyampaikan keluhan dan kebutuhan kepada legislator tersebut berjalan baik, termasuk melalui rumahnya yang terbuka bagi masyarakat.

Menanggapi aspirasi warga Puuwatu, Gunartin memberikan bantuan CCTV untuk mendukung keamanan lingkungan warga. Ia juga menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp2,5 juta kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.

Dalam kegiatan tersebut, Gunartin mengatakan reses merupakan kesempatan bagi anggota legislatif untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menyerap kebutuhan warga di daerah pemilihan.

“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan dan bahan untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan serta mekanisme yang berlaku,” ujar Gunartin.

Reses tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta warga setempat. Sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Sultra, di antaranya Wa Ode Farida S. Djarudju, Nurgana, dan Naslim Sarlito Alimin, juga hadir sebagai fasilitator dalam pertemuan tersebut.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten