RPJMD Berakhir Oktober 2022, Bappeda Percepat Pembangunan Kendari

Kendari – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mempercepat pengerjaan proyek di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2020 – 2021 yang akan berakhir pada Oktober 2022.
Kepala Bappeda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengatakan, beberapa tahapan pembangunan yang disusun dalam RPJMD telah terlaksana dengan baik, sehingga tidak terdapat ketertinggalan program yang belum dikerjakan.
“Alhamdulillah kita progresnya bagus dan sampai tahun 2021 tidak ada yang belum dikerjakan sampai saat ini. Kecuali beberapa kegiatan-kegiatan yang butuh penyelesaian akhir, itu yang segera kita realisasikan, jangan sampai ada yang terlewat,” katanya, Selasa (19/10/2021).

Ridwan optimis pihaknya akan mengoptimalkan usaha, daya, dan dana yang dimiliki untuk merampungkan RPJMD yang telah tersusun pada 2020 – 2021 agar tidak ada rencana yang tertunda.
“Insyaallah kita optimalkan hingga 2022 kita rampungkan,” tambahnya.
Pada program 2020 – 2021, Bappeda Kota Kendari tengah berkonsentrasi pada penanganan banjir, penataan kota, peningkatan sumber daya manusia, dan masalah penanganan kemiskinan. Namun menurut Ridwan, yang menjadi fokus utama adalah penanganan kemiskinan, apalagi di tengah situasi Pandemi Covid-19.
“Apalagi dalam pandemi ini, angka kemiskinan kita beranjak naik. Makanya program pemulihan yang dilakukan, bagaimana ekonomi masyarakat itu bisa kembali bergairah,” pungkasnya.


