Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Rumah di Konawe Terbakar Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Capai Rp80 Juta

0
0
Satu unit rumah milik warga di Dusun I, Desa Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar. Foto: Istimewa. (2/10/2026).

Konawe – Satu unit rumah milik warga di Dusun I, Desa Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar pada Jumat (2/10/2026).

Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Laode Muh. Jefri Hamzah mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.

“Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik,” kata Jefri kepada Kendariinfo, Jumat (2/10).

Rumah tersebut diketahui milik warga bernama Edi Purwanto (44). Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Siti Sumiati, yang mendengar suara ledakan dari dalam rumah.

“Saksi yang merupakan tetangga korban mendengar ledakan dari rumah korban. Kemudian melihat asap hitam dari atap rumah karena api sudah membesar,” jelasnya.

Warga sekitar kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin besar sehingga warga kesulitan melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 10.58 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe tiba di lokasi. Petugas kemudian bersama masyarakat dan personel Polsek Wawotobi melakukan pemadaman.

“Pukul 11.10 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan sejumlah barang milik korban.

Barang yang terbakar di antaranya satu unit mesin alkon, dua mesin semprot, televisi Sharp 21 inci beserta receiver, dua lemari jati, satu spring bed, berkas ijazah dan dokumen identitas, pakaian, tiga kipas angin, empat karpet, satu unit mesin blower, 50 kilogram beras, dua karung gabah, racun padi senilai sekitar Rp1 juta, serta uang tunai Rp1 juta.

“Total kerugian materiel ditaksir sekitar Rp80 juta,” pungkas Jefri.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: