Sebelum Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Pelajar STM Sempat Ikut Demo di Saosao Kendari

Kendari – Sebelum ditangkap polisi, pria bernama Ilham (19) yang terlibat dalam pembunuhan pelajar SMKN 2 Kendari atau STM ternyata mengikuti aksi demontrasi yang dilakukan oleh sekelompok warga di Jalan Saosao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sabtu (4/11/2023).
“Iya, saya ikut demo di Saosao,” kata Ilham saat ditemui sejumlah media di Mako Polresta Kendari, Minggu (12/11).
Namun, lanjut Ilham, ia memilih berpura-pura dan tidak ingin membuka suara sebab takut terhadap rekannya yang bernama Gunawan (17) yang tak lain adalah pelaku utama pembunuhan.
“Saya tidak bilang-bilang, saya takut juga,” bebernya.
Ilham menerangkan, saat aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap pelajar bernama Fatir (18), ia yang berada di TKP saat itu membonceng Gunawaan ketika mendatangi lokasi itu.
“Saya di WA sama Gunawan supaya jemput dia. Saya yang bawa motor. Kita sempat minum dulu,” tambahnya.
Usai minum, Ilham mengaku diajak oleh Gunawan untuk mendatangi TKP guna memajaki uang milik tukang parkir di sana. Saat keduanya melihat korban menghitung uang di TKP, mereka langsung menghentikan sepeda motor dan mendekati korban.
Selanjutnya, Gunawan menghampiri korban Fatir dan meminta sejumlah uang. Tetapi, korban mengaku tidak memiliki uang. Kesal dibohongi, Gunawan langsung mengambil badik lalu menikam dan menghantamkan palu kepada korban.
“Itu palu dengan badik, dibawa memang dari rumahnya Gunawan,” kata Ilham.
Usai melancarkan aksinya dan melihat korban berlari dengan bersimbah darah, Ilham langsung melajukan sepeda motornya dan mengantar Gunawan di rumahnya.
Setelah serangkaian penyelidikan, keduanya berhasil ditangkap di dua lokasi berbeda. Kini, mereka telah mendekam dalam penjara dan dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.
Aksi Saling Kejar, 1 Pelaku Pembunuhan Pelajar di Kendari Lumpuh dengan Timah Panas





