Sempat Dilaporkan Hilang, Nelayan Pencari Tuna di Buton Ditemukan Meninggal

Buton – La Ompo (48), nelayan Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang sejak Rabu (17/8/2022) lalu. La Ompo ditemukan meninggal pada jarak 21 mil laut dari lokasi awal dilaporkan hilang, Sabtu (20/8) sekitar pukul 07.30 WITA.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi, mengatakan korban ditemukan nelayan asal Kecamatan Pasarwajo. Dia menyebut, informasi itu diterima saat Tim SAR sedang melakukan pencarian juga terhadap korban.
“Pada pukul 06.00 WITA, Tim SAR kembali melanjutkan pencarian terhadap korban. Namun pada pukul 07.30 WITA, kami menerima informasi dari nelayan Pasarwajo bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Wahyudi.
Menerima informasi itu, Tim SAR langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Setelah itu, jenazah korban lalu diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Manuru.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap nelayan hilang di Buton dinyatakan selesai dan ditutup,” ujar Wahyudi.
Wahyudi menjelaskan, korban sebelum dilaporkan hilang awalnya berangkat untuk mencari ikan tuna pada Rabu (17/8) lalu. Namun pada Kamis (18/8) sekitar pukul 09.00 WITA, kapal korban ditemukan tak bertuan terdampar di pinggir Pantai Pasir Panjang, Desa Kuraa, Kecamatan Siotapina.
“Korban keluar melaut untuk mencari ikan tuna dengan menggunakan kapal GT 4 di sebelah timur perairan Pulau Buton. Namun kapal milik korban ditemukan terdampar di pinggir pantai. Pencarian terhadap korban sudah dilakukan, namun baru ditemukan pada Sabtu pagi,” pungkasnya.





