Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Terlilit Utang, Karyawan Bank Sultra yang Gelapkan Rp1,9 Miliar Dana Nasabah Sempat Larikan Diri

Terlilit Utang, Karyawan Bank Sultra yang Gelapkan Rp1,9 Miliar Dana Nasabah Sempat Larikan Diri
Ahmad Guahir Kamaruddin sudah menggunakan rompi merah saat keluar dari gedung Kejati Sultra. Foto: Kendariinfo. (14/9/2022).

Kendari – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap motif karyawan Bank Sultra bernama Ahmad Guahir Kamaruddin sehingga nekat menggelapkan dana sebesar Rp1,9 miliar milik nasabah.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sultra, Dody saat ditemui mengatakan, pelaku nekat melancarkan aksinya karena terlilit utang dalam investasi Binary Option.

“Pelaku ini terlilit utang. Dia tergiur investasi Binary Option. Tapi karena sudah tidak bisa membayarnya, pelaku mendebet uang dari 105 nasabah,” ujarnya.

Dody menyebut, aksi pelaku terjadi selama 3 bulan atau tepatnya pada 20 Agustus 2021 hingga 25 Oktober 2021 lalu. Waktu itu, pelaku berprofesi sebagai Sundries Bank Sultra yang bertugas melakukan pembayaran gaji melalui sebuah Aplikasi Employee Self Service (ESS). Selain membayar gaji, dia juga melakukan pemotongan gaji kepada karyawan Bank Sultra yang memiliki tagihan.

“Tapi, pelaku ini justru mengambil uang yang tidak terkait dengan pembayaran gaji. Dia menyalagunakan aplikasi tersebut,” bebernya, Rabu (14/9/2022).

Dody menyebut, lewat aplikasi tersebut, pelaku menggasak uang dengan jumlah yang bervariasi dari 105 nasabah. Uang yang didebet ditransfer ke 20 rekening yang tidak aktif, lalu diteruskan kembali ke 5 rekening lainnya.

“Rekening ini milik badan usaha dan perorangan,” tambahnya.

Kasus tersebut terungkap setelah pihak Bank Sultra menemukan sejumlah kejanggalan dan melaporkan pelaku pada Juli 2022. Saat ketahuan, pelaku langsung melarikan diri, berpindah-pindah dan tidak berkantor lagi di Bank Sultra.

Baca Juga:  Pernikahan Beda Negara, Bule Turki Nikahi Wanita asal Muna

“Dia melarikan diri dan didapat di BTN Batu Marupa (Kota Kendari) tadi pagi Rabu (14/9) sekitar jam 9 kami bisa mengamankan pelaku. Sudah dilayangkan 3 kali panggilan tapi tidak datang, makanya dijemput paksa oleh penyidik,” bebernya.

Saat ini, penyidik Kejati Sultra tengah mendalami kasus tersebut. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 2 ayat 1, Pasal 3, Pasal 8 jo Pasal 18 UU No 32 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke – 1 KUHP.

Pegawai Bank Sultra Diperiksa Kejati Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Sebesar Rp1,9 Miliar

Penulis
Reporter
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten