Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Warga Tangkap Buaya Pakai Tali di By-pass Raha, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Warga Tangkap Buaya Pakai Tali di By-pass Raha, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis
Proses evakuasi buaya di Muna. Foto: Istimewa. (16/4/2023).

Muna – Sekelompok warga menangkap buaya di By-pass Raha, Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Minggu (16/4/2023). Saat penangkapan, proses evakuasi berlangsung dramatis sebab warga hanya menggunakan seutas tali.

Dalam video berdurasi 12 detik yang diterima Kendariinfo, seorang pria berbaju hitam bersama warga lainnya tampak menjerat buaya menggunakan tali. Ketika posisi buaya telah terikat tali, ditarik hingga berada ke tepi daratan, pria berbaju hitam mengikat bagian mulut buaya tersebut agar tidak membahayakan yang lain. Namun sesekali, buaya berusaha memberontak dan membuat panik warga sekitar yang ikut menyaksikan proses evakuasi.

Informasi yang dihimpun Kendariinfo, buaya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Mansur yang saat itu akan memancing ikan. Sekira pukul 12.00 Wita, ia tiba-tiba melihat penampakan seekor buaya. Saat itu juga, Mansur langsung memanggil rekannya La Ege untuk menangkap buaya itu.

Sekira pukul 12.30 Wita, keduanya dibantu warga lainnya mulai melakukan penangkapan buaya sepanjang 4 meter itu. Proses evakuasi yang dilakukan sekitar sejam berlangsung dramatis sebab mereka mengalami kesulitan karena posisi buaya berada di sebuah kanal yang ada di sekitar itu.

“Sekitar satu jam kita tangkap pakai tali,” ujar La Ege.

Sekira pukul 13.30 Wita, warga berhasil menangkap dan menarik buaya itu hingga ke daratan. Selanjutnya, buaya dibawa menggunakan mobil pick up ke rumah salah satu warga yang ada di Kecamatan Katobu.

Atas insiden kemunculan buaya yang kerap kali terjadi di area By-pass Raha, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Laode Kaida mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat informasi resmi terkait penangkapan buaya itu.

“Saya baru arahkan anggota ini ke TKP karena kita dapat informasi ini hanya dari video-video yang beredar,” katanya dalam sambungan telepon.

Laode Kaida mengimbau untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya berharap agar masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di lokasi tersebut.

“Tetap hati-hati saja, tidak menentu kemungkinan masih ada buaya yang lain itu,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten