Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Warganya Keluhkan Jalan yang Terendam Air Comberan, Begini Tanggapan Wali Kota Kendari

Warganya Keluhkan Jalan yang Terendam Air Comberan, Begini Tanggapan Wali Kota Kendari
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Foto: Diskominfo Kendari (4/8/2022).

KendariWali Kota Kendari Sulkarnain Kadir merespons keluhan warga terkait ruas jalan terendam air comberan di Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sulkarnain menyebut pemerintah kota tidak dapat leluasa melakukan perbaikan drainase sesegera mungkin.

Menurutnya, sebagian drainase di Kota Kendari melekat dengan beberapa jalan nasional dan provinsi. Olehnya itu, pihaknya harus terlebih dulu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi sebelum melakukan pembenahan.

“Perlu saya jelaskan pada kesempatan ini bahwa sebagian drainase kita melekat dengan jalan. Beberapa jalan-jalan utama kita itu statusnya jalan nasional dan provinsi, sehingga kami pemerintah kota tidak bisa leluasa melakukan pembenahan,” kata Sulkarnain melalui video unggahan pada akun Instagram pribadinya @sulkarnainofficial, Rabu (21/9/2022).

Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Kondisi ruas Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo (20/9/2022).

Meski begitu, pihaknya akan tetap memperjuangkan hal tersebut seperti perbaikan saluran air di depan Universitas Terbuka Kendari, Jalan Jend. A. H. Nasution dan drainase di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga.

“Mudah-mudahan titik-titik lain yang belum tertangani hingga saat ini akan terus kita perjuangkan. Contoh juga yang di depan Rumah Sakit Hati Mulia. Dulunya sering meluap dan alhamdulillah sekarang sudah mulai tertangani,” ujarnya.

Atas keluhan kondisi jalan yang terendam air got di Jalan Ir. Soekarno tepatnya di depan kompleks pertokoan Kelurahan Dapu-Dapura, Sulkarnain mengaku berterima kasih. Di mana jalan tersebut terendam air got karena drainase yang tersumbat. Comberan pun yang menggenangi ruas jalan menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu aktivitas warga setempat.

Baca Juga:  1178 Nelayan di Kota Kendari Dapat Bansos Rp300 Ribu

“Sekali lagi terima kasih, mewakili pemerintah kota atas seluruh masukan dan informasi yang disampaikan kepada kami. Mohon jangan bosan untuk terus menyampaikan informasi-informasi terkait dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Warga di Kendari Barat Keluhkan Jalan yang Terendam Air Got, Baunya Tak Sedap

Editor
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten