Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

4 Mahasiswa Teknik UM Kendari Diberhentikan Dugaan Kasus Kekerasan Terhadap Junior

4 Mahasiswa Teknik UM Kendari Diberhentikan Dugaan Kasus Kekerasan Terhadap Junior
Suasana mahasiswa Teknik UM Kendari menggelar demo buntut pemberhentian 4 mahasiswa. Foto: Istimewa. (26/2/2024).

Kendari – Empat mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari diberhentikan atau drop out (DO) dugaan kasus kekerasan terhadap juniornya.

Ketua BEM Fakultas Teknik UM Kendari, Ahmad Sholihin mengatakan, ada 4 mahasiswa yang diberhentikan oleh pihak kampus itu bernama Arjuna, Halim, Bonto, dan Tomi. Surat resmi DO terhadap para mahasiswa tersebut dikeluarkan pada Selasa (20/2/2024).

Menurut Ahmad, ada mahasiswa junior yang melaporkan keempat mahasiswa senior atas dugaan kasus kekerasan. Berdasarkan laporan itu, mereka diberikan sanksi dan diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Senat UM Kendari.

Lanjut Ahmad, keputusan atau sanksi yang diberikan terlalu terburu-buru dan sepihak. Apalagi, para mahasiswa itu tidak pernah dilibatkan dalam pemeriksaan dan pengambilan keputusan tersebut.

“Tidak transparan, para pelaku tidak pernah mendapatkan panggilan pemeriksaan, langsung di-DO saja,” kesalnya, Selasa (27/2).

Bahkan, Ahmad menduga, ada keterangan palsu dan berlebihan yang diberikan oleh para mahasiswi junior yang mengaku sebagai korban.

“Informasi yang kami dapat, korban ini alami kekerasan sampai cedera. Namun setiap kali kami ingin lihat kondisinya, tidak pernah ditunjukan dan korban selalu disembunyikan, padahal kami ingin pastikan kebenarannya,” paparnya.

Baca Juga:  Adik Almarhum Randi Dapat Beasiswa dari UM Kendari

Atas pemberhentian tersebut, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik UM Kendari menggelar aksi demonstrasi di kampus tersebut, Senin (26/2).

Mereka menuntut Rektor UM Kendari, Muhammad Nurdin agar mengevaluasi kinerja Dekan Fakultas Teknik yang dinilai tidak mampu menyelesaikan masalah di internal fakultas.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten