Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

830 Liter Solar Subsidi Diamankan Polisi di Kolut, Diduga Milik ASN

0
0
Polres Kolaka Utara (Kolut), mengamankan 830 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di Desa Mosiku, Kecamatan Batu Putih. Foto: Istimewa. (22/10/2026).

Kolaka Utara – Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Utara (Kolut), mengamankan 830 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di Desa Mosiku, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolut, Sulawesi Tenggara (Sultra).

BBM tersebut ditemukan saat polisi mendapati aktivitas pemindahan solar dari tandon penampungan ke sejumlah jeriken pada Kamis (22/10/2026) malam. Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan dua orang untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Kolut, Iptu Adel Muhammad Gabriel Hudoyo, membenarkan pengungkapan tersebut. Berdasarkan informasi awal, BBM itu diduga milik seorang pria berinisial AJ (54) yang disebut berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Kolut melakukan penyelidikan di lokasi.

Saat berada di lokasi, petugas mendapati dua pria sedang memindahkan solar dari tandon menggunakan selang. BBM tersebut kemudian dimasukkan ke dalam jeriken dan ditimbang menggunakan timbangan duduk sebelum diangkut menggunakan mobil pikap Toyota Hilux berwarna hitam.

‎“Di tengah perjalanan, kami melihat aktivitas mencurigakan. Setelah didatangi, ternyata sedang memindahkan BBM solar bersubsidi dari tandon ke jeriken dan dimuat ke mobil Hilux,” jelas Gabriel, Jumat (23/10).

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan 830 liter solar sebagai barang bukti. Solar tersebut diduga akan dikirim kepada pemesan setelah mendapat arahan dari AJ. Namun, asal-usul BBM, tujuan pengangkutan, serta peran masing-masing pihak masih didalami penyidik.

Gabriel mengatakan, pihaknya masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan untuk mendalami asal-usul BBM, peruntukan, dan tujuan distribusinya.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam aktivitas pemindahan BBM bersubsidi tersebut. Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: