9 Geng Motor Ditangkap, Polisi Selidiki Dalang Penyerangan Anggota Resmob di Eks MTQ Kendari
Kendari – Sembilan anggota geng motor ditangkap polisi setelah adanya insiden penyerangan terhadap anggota Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) di kawasan pedestrian Eks MTQ Kendari pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo. Ia membeberkan, penyidik saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku.
Selain itu, pendalaman itu juga dilakukan untuk mengungkap dalang atau pelaku utama dan anggota lainnya yang hingga kini masih buron.
“Sejauh ini sudah ada sembilan orang kami amankan. Kami akan dalami peran masing-masing. Untuk pelaku utama, aktornya masih kami kembangkan, anggota masih melakukan penelusuran ke para terduga pelaku lain,” ujar Wisnu, Kamis (4/6).
Wisnu membeberkan, sembilan pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial AL, FL, RM, DF, JR, EM, DK, UT, dan UC. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di Kota Kendari setelah polisi melakukan penyelidikan intensif pascakejadian.
Menurutnya, para pelaku yang diamankan merupakan kelompok remaja berusia antara 19 hingga 25 tahun. Hingga kini, motif penyerangan masih belum diketahui secara pasti dan masih menjadi fokus pendalaman penyidik.
Kasus ini bermula ketika anggota Resmob Ditreskrimum Polda Sultra mendatangi kawasan pedestrian Eks MTQ Kendari setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas sekelompok remaja yang dianggap meresahkan pengunjung. Saat petugas melakukan pengecekan, kelompok tersebut sempat meninggalkan lokasi.
Namun, tidak lama kemudian mereka kembali dan diduga melakukan penyerangan terhadap petugas menggunakan senjata tajam. Selain itu, kelompok tersebut juga diduga melakukan perusakan terhadap sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Situasi sempat berlangsung tegang dan berujung aksi kejar-kejaran antara petugas dan para pelaku yang berusaha melarikan diri. Dalam proses pengejaran tersebut, dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku mengalami kerusakan dan tertinggal di lokasi.
Polisi juga menemukan sebuah kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga milik salah satu anggota kelompok tersebut. Temuan itu kemudian menjadi salah satu petunjuk penting yang membantu penyidik mengidentifikasi dan mengungkap para pelaku yang terlibat.
Polda Sultra menegaskan penyidikan masih terus berjalan. Selain mendalami peran sembilan pelaku yang telah diamankan, polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap sejumlah terduga pelaku lainnya.
9 Geng Motor Penyerang Polisi di Eks MTQ Kendari Digulung, Pelaku Lain Masih Diburu
