Akhiri Akses Bambu saat Banjir, Wakapolri Resmikan Jembatan Gantung Dhira Brata di Kolaka
Kolaka – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo, meresmikan jembatan gantung Dhira Brata di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (21/4/2026).
Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, serta Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.
Jembatan gantung Dhira Brata yang menghubungkan dua kelurahan yakni Kelurahan Sabilambo dan Kelurahan 19 November memiliki panjang 30 meter, dengan lebar 1,8 meter. Infrastruktur ini dirancang untuk menahan beban maksimal kendaraan per unit hingga 200 kilogram dengan kecepatan rendah.
Pembangunan jembatan ini dilatarbelakangi kondisi akses warga yang sebelumnya cukup memprihatinkan. Saat musim hujan, arus sungai menjadi deras sehingga menyulitkan masyarakat, terutama pelajar, untuk menyeberang. Warga bahkan harus menggunakan jembatan darurat dari susunan bambu yang dipasang melintang sebagai akses sementara.
Pembangunan jembatan tersebut berlangsung selama tiga bulan. Proyek ini dibangun oleh tenaga profesional yang dibantu personel Polri serta warga.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa meresmikan jembatan yang insyaallah sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah,” ujar Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Ia berharap hadirnya jembatan gantung membuat mobilisasi masyarakat lancar, yang diharapkan membantu perputaran ekonomi bagi masyarakat karena akses jalan yang telah memadai.
“Khususnya untuk anak-anak, pelajar kita akan diberikan kemudahan untuk bisa melalui jembatan tersebut. Tadi Pak Bupati juga menyampaikan bahwa di jalan-jalan (kawasan) ini akan disiapkan kendaraan angkutan untuk anak-anak pelajar secara gratis,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, dalam sambutannya menjelaskan pihaknya juga membangun jembatan Dhira Brata 2 di Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).
“Jembatan tersebut juga sangat dibutuhkan masyarakat setempat, terutama untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak sekolah,” beber Didik.
Didik membeberkan, pihaknya pun telah berkoordinasi seluruh Polres jajaran untuk pembangunan jembatan serupa.
“Kami sudah berkoordinasi menyampaikan seluruh Kapolres jajaran dan alhamdulillah mereka telah siap dengan sasaran 15 jembatan akan kami laksanakan perbaikan. Jadi insyaallah bulan-bulan ini akan dimulai untuk pembangunan perbaikan 15 jembatan,” tandasnya.
