Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Dituduh Pelaku Busur, 2 Remaja asal Konsel Jadi Korban Pengeroyokan di Poasia Kendari

0
0
Remaja berinisial F asal Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) saat dipukul oleh seorang warga di Kecamatan Poasia, Kota Kendari karena dituduh sebagai pelaku pembusuran. Foto: Istimewa. (31/10/2026).

Kendari – Dua remaja asal Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), berinisial F (17) dan H (16) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Garuda, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 22.30 Wita. Keduanya dituding sebagai pelaku pembusuran di sekitar pemukiman warga.

Kepada Kendariinfo, F menceritakan bahwa dirinya bersama beberapa temannya pergi ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba Puday untuk nongkrong.

Setelah selesai nongkrong, sekitar pukul 22.15 Wita, mereka beranjak pulang dengan mengendarai sepeda motor. F dan H yang berboncengan melaju lebih dahulu, sedangkan teman-temannya berada di belakang.

Saat melintas di Jalan Garuda, sepeda motor yang dikendarai F dilempari batu hingga membuatnya terkejut. Ia kemudian berusaha memutar arah, tetapi kembali terkena lemparan batu hingga terjatuh.

Setelah terjatuh, F mengaku dikeroyok oleh sejumlah orang. Ia berusaha menyelamatkan diri dengan meninggalkan sepeda motornya, tetapi berhasil ditangkap dan dipukuli.

“Saya mencoba lari karena panik dengan meninggalkan motor, tetapi saya didapat sehingga dipukul,” kata F kepada Kendariinfo, Minggu (1/11/2026).

F menduga dirinya dan H menjadi sasaran karena disangka sebagai kelompok remaja yang kerap menembakkan busur. Namun, ia mengaku tidak mengetahui persoalan yang melatarbelakangi tindakan tersebut.

“Mereka kira kita anak busur-busur, jadi mereka pukul,” ujarnya.

Dalam video yang diterima Kendariinfo, tampak sejumlah warga mengerumuni kedua remaja tersebut. Seorang anggota TNI juga terlihat berupaya meredam situasi di lokasi kejadian.

Tidak berselang lama, tim patroli dari kepolisian juga berada di lokasi, dan melakukan pemeriksaan badan terhadap salah seorang remaja yang dituduh pelaku busur. Namun, polisi tidak menemukan alat maupun mata busur. Proses penggeledahan itu terekam video salah seorang warga.

Video aksi pengeroyokan itu sebelumnya diunggah melalui akun Facebook bernama Astin, tetapi kini tidak lagi ditemukan di akun tersebut.

Akibat kejadian itu, F mengalami luka lecet karena terjatuh dari sepeda motor serta sejumlah luka lebam yang diduga akibat penganiayaan. Sementara itu, H dilaporkan tidak mengalami luka.

Sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 milik F juga mengalami kerusakan setelah diduga dirusak massa.

Saat ini, F dan H yang didampingi keluarga sedang melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kendari untuk menempuh jalur hukum.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kombes Pol Welliwanto Malau, yang dikonfirmasi Kendariinfo perihal insiden tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: