Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Travel

Foto: Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci, Primadona Wisata Baru di Busel

Foto: Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci, Primadona Wisata Baru di Busel
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Luvtrip. (16/1/2022).

Buton Selatan – Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci kini menjadi primadona wisata baru bagi masyarakat Buton Selatan (Busel). Monumen yang dijadikan sebagai ikon dari Pantai Lagunci ini berlokasi di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Busel, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari Kota Baubau, Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci berjarak sekitar 51 kilometer, bisa dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara dari pusat Kota Batauga ibukota Kabupaten Busel berjarak sekitar 44 kilometer.

Monumen yang dibangun di atas bongkahan batu besar ini telah diresmikan oleh Bupati Busel, La Ode Arusani, diwakilkan Pj. Sekda Busel, La Ode Almuhammad Sufi Hisanuddin, Minggu (16/1/2021) lalu.

Setelah peresmian tersebut, hingga kini Monumen Perahu Boti terus dikunjungi oleh masyarakat untuk berswafoto atau sekadar menikmati suguhan matahari terbenam di sore hari.

Berada di atas monumen, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan pasir putih yang membentang cukup luas. Sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon kelapa, juga terdapat beberapa pulau karang kecil. Belum lagi, birunya bentangan laut banda dan kokohnya tebing-tebing karst di sekitaran monumen kian menambah keeksotisan tempat ini.

Untuk biaya masuk ke dalam monumen yang kini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bahari Tiga ini, pengunjung akan dikenakan karcis sebesar Rp5 ribu untuk dewasa dan Rp3 ribu untuk anak-anak.

Sementara untuk masyarakat setempat, hanya dikenakan tarif sebesar Rp3 ribu untuk dewasa dan Rp2 ribu untuk anak-anak.

Baca Juga:  Warga Batu Gong Selamatkan Lumba-lumba yang Terdampar di Pantai

Sekadar informasi, Perahu Boti sendiri merupakan sebutan bagi perahu khas dari nelayan masyarakat setempat untuk melaut. Bukan saja digunakan di sekitaran Pulau Buton, dengan perahu ini mereka bisa melaut sampai ke Papua, bahkan hingga ke perairan Australia.

Berikut foto-foto Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci:

Pemandangan eksotis di sekitaran Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci yang memperlihatkan hamparan pasir putih, bentangan birunya laut banda, tebing-tebing karst, dan pohon-pohon kelapa.
Pemandangan eksotis di sekitaran Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci yang memperlihatkan hamparan pasir putih, bentangan birunya laut banda, tebing-tebing karst, dan pohon-pohon kelapa. Foto: Luvtrip. (16/1/2022).
Suasana sore di Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci.
Suasana sore di Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci. Foto: Luvtrip. (16/1/2022).
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Luvtrip. (16/1/2022).
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra)
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci di Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB, Jaelani saat mengunjungi Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB, Jaelani saat mengunjungi Monumen Kapal Boti Pantai Lagunci. Foto: Istimewa. (21/1/2022).

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten