Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Goes To Campus 2023 di UM Kendari, OJK Sultra bagi Tips Bedakan Pinjol Legal dan Ilegal

Goes To Campus 2023 di UM Kendari, OJK Sultra bagi Tips Bedakan Pinjol Legal dan Ilegal
Suasana OJK Goes To Campus di UM Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari menjadi tuan rumah kegiatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Goes To Campus, Kamis (21/9/2023). Dalam kegiatan itu, OJK Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan sejumlah literasi termasuk tips membedakan pinjaman online (pinjol) legal dan ilegal.

Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya mengatakan bahwa salah satu program kerja kami dari OJK adalah untuk meningkatkan literasi dan inklusi, yakni melalui edukasi masyarakat.

“Kita selalu melakukan edukasi terkait literasi dan inklusi pada setiap lapisan masyarakat. Karena kita keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga kita tidak bisa langsung semua daerah,” ujarnya.

Dia juga memberi tips agar masyarakat waspada dengan pinjol bodong. Untuk membedakan antara pinjol ilegal dan legal yakni dengan Camila.

“Camila ini adalah singkatan dari Camera, Microfont, dan Location. Hanya tiga yang boleh diakses oleh pinjol dari handphone kita, yakni Camera, Microfont, dan Location. Sehingga jika akses yang diminta melebihi dari Camila, maka pinjol tersebut sudah dipastikan ilegal,” katanya.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 6, Darwisman mengungkapkan bahwa capaian literasi nasional saat ini mencapai 49 persen dan inklusi 85 persen.

Baca Juga:  Soal Mahasiswa UHO Tewas Tenggelam, Kajur: Bukan Giat Bina Akrab

“Kalau di Sultra indeks literasi nya 31 persen sedangkan inklusi 84 persen. Kami harus terus mendorong secara masif terkait upaya-upaya kegiatan literasi keuangan. Kemudian literasi dan inklusi masih di bawah nasional, oleh karena itu kita harus cepat menaikan indeks literasi dan inklusi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, indeks literasi yang baik akan mendukung pencapaian inklusi, jika tingkat inklusinya tercapai maka akan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, OJK Sultra juga dibantu oleh mahasiswa dan duta-duta literasi keuangan untuk melakukan edukasi ke masyarakat. Dengan pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa dan duta-duta literasi tersebut terkait keuangan, maka masyarakat di Sultra akan makin cerdas dalam mengelola keuangan dan masyarakatnya akan sejahtera.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 1.000 mahasiswa yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, antara lain Institut Agama Islam Negeri Kendari, STIE 66 Kendari dan Universitas Halu Oleo (UHO), yang dilaksanakan secara hybrid.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten