Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Janda di Kolaka Utara Nyaris Diperkosa oleh Tetangganya, Diselamatkan Tangisan Bayi

Janda di Kolaka Utara Nyaris Diperkosa oleh Tetangganya, Diselamatkan Tangisan Bayi
Pelaku MAB saat ditangkap Polres Kolaka Utara. Foto: Istimewa.

Kolaka Utara – Polres Kolaka Utara menangkap seorang pria berinisial MAB pada Senin (22/5/2023) dini hari. MAB ditangkap usai diduga hendak melakukan tindak pidana pemerkosaan kepada janda muda inisial U yang tinggal bersama anaknya.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kolut Iptu Tommy Subardi Putra. Tommy menuturkan pada Minggu (21/5) sekira pukul 22.00 Wita, pelaku pulang dari membeli makanan di Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara.

Pelaku kemudian singgah di pinggir jalan depan rumah korban U. Pelaku memasuki pekarangan rumah korban untuk melihat situasi rumah. Sekira pukul 00.00 Wita, pelaku lalu ke pintu depan rumah korban kemudian mencungkil pengunci pintu rumah tersebut hingga terbuka.

Setelah itu pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mematikan saklar lampu sehingga lampu padam. Pelaku lalu melepaskan baju dan celana pendek yang dikenakan hingga pelaku hanya mengenakan celana dalam.

“Setelah itu pelaku masuk ke sebuah kamar kosong untuk menyimpan HP kemudian langsung menuju ke dapur untuk mengambil pisau,” ujar dia.

Lalu, sekira pukul 00.30 Wita pelaku masuk ke dalam kamar korban yang saat itu sedang tidur bersama anaknya. Pada saat pelaku berada di dalam kamar korban, pelaku tidak sengaja menendang sebuah botol sirop sehingga korban terbangun dan kemudian melihat pelaku berada di dalam kamar.

Baca Juga:  Lakukan Penipuan dan Penggelapan Belasan Mobil, 6 Wanita di Kolaka Berakhir Bui

Ia menuturkan korban langsung berteriak, namun pelaku langsung menutup mulutnya menggunakan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya memegang sebuah pisau dapur yang diarahkan pada bagian perut sebelah kiri korban sambil berkata ‘kalau teriakko saya tikam’, korban langsung diam.

Saat itu pelaku langsung berupaya melakukan pemerkosaan, namun saat itu juga anak korban terbangun dan menangis. Setelah itu pelaku berhenti melakukan tindakan tersebut. Pelaku lalu meminta korban untuk menidurkan anaknya.

“Korban meminta pelaku keluar kamar karena anaknya takut,” ungkap dia.

Selanjutnya pelaku keluar dari kamar dan ternyata korban sudah menghubungi keluarganya. Ia menuturkan tidak lama kemudian datang keluarga korban dan menemukan pelaku yang akan melarikan diri. Pelaku lalu diamankan warga dan menghubungi polisi.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten