Komisi XII DPR RI Kecam OSS dan VDNI soal Tunggakan Pajak hingga Isu Lingkungan

Kendari – Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) mengecam sejumlah permasalahan yang ditimbulkan oleh perusahaan pertambangan, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang beroperasi di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terkait tunggakan pajak hingga isu pencemaran lingkungan.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Chandra dalam pertemuannya dengan Pemprov Sultra bersama perwakilan PT VDNI dan PT OSS, di Kota Kendari, Jumat (11/7/2025).
Kata Rocky, pertemuan itu untuk membahas soal PT VDNI dan PT OSS yang sejak 2021 mendapatkan Proper Merah untuk isu lingkungan. Selain itu, pihaknya juga melakukan klarifikasi kepada perwakilan dua perusahaan soal tunggakan pajak.
“Berdasarkan penyampaian bapak gubernur, bahwa VDNI dan OSS ini sejak lima tahun yang lalu tidak membayarkan kewajibannya terkait dengan pajak air permukaan, pajak kendaraan bermotor, dan juga terkait pajak bahan bakar,” kata Rocky.
Tidak hanya itu, Komisi XII DPR RI juga menyoroti terkait insiden-insiden kecelakaan kerja yang kerap terjadi, khususnya di PT OSS.
“Kami juga menyoroti soal angka kecelakaan kerja. Kami mendapat data bahwa di OSS itu pada tahun ini saja sudah terjadi 13 kecelakaan kerja,” bebernya.
Rocky menyebut, klarifikasi perusahaan soal masalah-masalah di atas sangat tidak memuaskan. Pihaknya akan membawa permasalahan itu ke Panitia Kerja (Panja) Mineral dan Batubara (Minerba) Komisi XII DPR RI untuk dibahas lebih lanjut.





