Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Langgar Perda, Satpol PP Kendari Tertibkan Lapak Pedagang di Mandonga

Langgar Perda, Satpol PP Kendari Tertibkan Lapak Pedagang di Mandonga
Penertiban kios pedagang oleh Satpol PP Kendari di kawasan Jalan H. Supu Yusuf (Pelataran Eks MTQ Kendari), Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (28/2/2024).

Kendari – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari menertibkan sejumlah lapak pedagang yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2014, Rabu (28/2/2024).

Penertiban ini dilakukan di sepanjang kawasan Jalan H. Supu Yusuf (Pelataran Eks MTQ Kendari), Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Satpol PP Kendari melakukan pembongkaran bangunan yang berada di atas saluran air (drainase).

Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kendari, Hasman Dani, mengatakan penertiban merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah dilakukan sebelumnya. Surat teguran juga telah diberikan kepada pedagang yang melanggar.

“Sudah ada surat teguran 1, 2, dan 3. Sudah ada pula surat perintah pembongkaran secara mandiri sampai, 27 Februari 2024. Hari ini kami lakukan pembongkaran secara paksa karena bangunan masih ada,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi terhadap larangan untuk mendirikan bangunan di atas trotoar maupun drainase karena pelanggaran.

“Semua bangunan yang melanggar kami akan sisir, dan lakukan pembongkaran. Seharusnya para pedagang ini bangunannya di belakang trotoar atau drainase. Intinya tidak boleh melewati itu,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pedagang, Anwar Abdullah, mengaku pasrah ketika warung miliknya dibongkar. Dirinya juga sadar karena telah lalai dalam menambah bangunan.

Baca Juga:  Maskapai Super Air Jet Mulai Mengudara di Sultra pada 23 Juni 2023

“Kita ikuti saja, namanya peraturan daerah. Memang awalnya kami sudah diperingatkan, tetapi karena yang punya warung sementara sakit, jadi kami tidak sempat lakukan pembongkaran secara mandiri,” katanya.

“Buat apa kita melawan, toh, kita sendiri yang salah. Harapannya pemerintah bisa adil dan tidak tebang pilih,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten