Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Mahasiswi FH UHO Kendari Lolos Pertukaran Mahasiswa ke Barcelona, Spanyol

Mahasiswi FH UHO Kendari Lolos Pertukaran Mahasiswa ke Barcelona, Spanyol
Mahasiswi Fakultas Hukum (FH) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Bijani Intra Gaharu, salah satu penerima IISMA 2024. Foto: Dok. Instagram/Bijani Gaharu.

Kendari – Mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum (FH), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Bijani Intra Gaharu, lulus pertukaran mahasiswa di Barcelona, Spanyol.

Mahasiswi yang akrab disapa Aru itu menjadi salah satu pemenang Student Mobility Award (IISMA) di Universitat Pompeu Fabra, Barcelona.

Perempuan kelahiran Kendari, 5 Juni 2004 itu akan menjalani perkuliahan selama satu semester di kota yang memiliki tim sepak bola terbaik dunia, FC Barcelona

Ketua Jurusan Ilmu Hukum, FH UHO, La Ode M. Sulihin, mengatakan mahasiswi itu mendapatkan informasi terkait dengan IISMA dari media sosial TikTok. Di mana banyak mahasiswa yang membagikan pengalamannya selama mengikuti IISMA di TikTok.

“Selepas dapat informasi dari TikTok tersebut, mahasiswi kami atas nama Gaharu ini kemudian mulai riset tentang IISMA itu. Mulai mencari informasi melalui web kementerian pendidikan maupun melalui media lainnya,” katanya, Rabu (3/4/2024).

Setelah melakukan riset pribadi, mahasiswi tersebut kemudian mengetahui bahwa IISMA itu salah satu program MBKM sama seperti kampus mengajar, pertukaran mahasiswa merdeka, dan lain sebagainya.

Sulihin menjelaskan bahwa ia mengetahui betul bahwa mahasiswa atas nama Gaharu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. UHO menyelenggarakan sosialisasi IISMA ini di Hotel Clarion Kendari.

Baca Juga:  UHO dan IAIN Masuk Jajaran 100 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

“Di sanalah mahasiswa kami ini mengikuti dan banyak mendapat informasi tentang IISMA ini,” tambahnya.

Singkat cerita, mahasiswa ini kemudian mendaftar pada IISMA tahun 2024. Pada proses pendaftaran IISMA 2024, prosesnya ada dua tahap. Pertama seleksi administrasi, di seleksi berkas diminta sertifikat bahasa inggris (IELTS/TOEFL: TOEIC/DET), essay, cv dan publikasi, dan beberapa berkas pendukung dari prodi dan universitas.

“Setelah itu lanjut pada tahap kedua, yaitu tes wawasan kebangsaan dan wawancara yang langsung dilakukan oleh Panitia IISMA dari Kemdikbudristek,” ungkapnya.

Program yang diikuti ini sama dengan pertukaran mahasiswa pada umumnya. Jadi mahasiswa ini akan menempuh perkuliahan selama 1 semester di kampus tujuan, yakni Universitat Pompeu Fabra, Barcelona.

“Di Universitat Pompeu Fabra, mahasiswa kami akan kuliah dan mengambil 4 mata kuliah, yakni Gender-based Violence and International Protection of Human Rights. Kedua, Laws of Creativity. The Impact of Legal Systems on Artistic Practices and Other Creative Endeavors. Tiga, Art and Gender in Contemporary Spain dan Innovation and the Law. How Technology Changes the Legal System,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten