Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Ngopi Bareng di Kendari, Ganjar Ungkap Kiat Sukses Agar UMKM Bisa Naik Kelas

Ngopi Bareng di Kendari, Ganjar Ungkap Kiat Sukses Agar UMKM Bisa Naik Kelas
Ganjar Pranowo diskusi bareng pelaku UMKM di Kendari. Foto: Istimewa. (3/12/2023).

KendariCalon Presiden Ganjar Pranowo menyempatkan diri ngopi bareng sambil berdiskusi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sebuah warung, Kota Kendari, Minggu (3/12/2023) malam. Ganjar pun berbagi kiat agar UMKM bisa naik kelas.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mendengarkan pengalaman hingga permasalahan usaha yang dialami oleh para pelaku UMKM di Kota Kendari. Ada pula yang meminta masukan kepada Ganjar lantaran dianggap sukses mengelola UMKM sewaktu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Salah satu pelaku UMKM di Kota Kendari, Salsa melontarkan pertanyaan kepada Ganjar ihwal komitmen Ganjar bilamana terpilih menjadi Presiden Indonesia, agar UMKM Indonesia menjadi naik kelas.

“Saya ingin bertanya, bagaimana komitmen bapak agar UMKM Indonesia naik kelas,” kata Salsa.

Mendapatkan pertanyaan itu, Capres berambut putih ini pun memberikan sedikit kiat jitu agar UMKM Indonesia bisa naik kelas dan tidak dipandang sebelah mata. Apalagi, sebagai capres dia juga mempunyai komitmen untuk UMKM Indonesia makin berkembang.

Pengalamannya sewaktu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode, Ganjar berhasil membina 183.181 unit UMKM, dengan cara memberikan fasilitas melalui pelatihan leveling.

Baca Juga:  Hasil Pemeriksaan DPRD Terkait Status Anoa Mart di Kendari Berbeda dengan Temuan Kejati Sultra

“Maka kita minta mereka agar bisa komunitas, kemudian bekerja sama dengan pemerintah (untuk) bisa mendapatkan akses pelatihan akses modal, pendampingan ya sehingga mereka akan terukur,” ungkap Ganjar.

Disebutkan Ganjar, dengan cara seperti itu diyakininya UMKM Indonesia akan naik kelas hingga bisa menyerap tenaga kerja. Pesan lainnya, Ganjar mengingatkan bagi para pelaku UMKM untuk mendaftarkan barang dagangannya ke sistem e-katalog.

Adapun e-katalog sendiri adalah sistem informasi elektronik dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang memuat informasi usaha, harga, dan informasi lainnya yang terkait dengan penyedia barang atau jasa.

Dalam e-katalog, akan ada deret jenis barang dan jasa sesuai spesifikasi masing-masing. Ganjar mengatakan, jika produk UMKM sudah dimasukkan ke dalam e-katalog, bisa memberikan dampak positif kepada para pelakunya.

“Dan satu lagi pesan, masuklah ke e-katalog lokal itu yang nanti akan meningkatkan penjualan. Di mana, nanti 40 persen dari APBN-APBD didorong untuk belanja UMKM,” tutur Ganjar.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten