Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

PSSI Muna Pastikan Cabor Sepak Bola Ikut Porprov 2026

PSSI Muna Pastikan Cabor Sepak Bola Ikut Porprov 2026
Muhammad Reszki Rianto, Wakil Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Muna di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: La Ode Muhamad Aslam/Kendariinfo. (28/10/2026).

Muna – Wakil Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Muna, Muhammad Reszki Rianto, memastikan cabor sepak bola tetap akan diikutsertakan dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026.

“Sebagai bagian dari pemerintah daerah (pemda) sekaligus pengurus PSSI Muna, untuk cabor sepak bola tetap akan ikut. Keikutsertaan ini merupakan semangat kebersamaan dan dukungan dari Pemda Muna serta KONI kabupaten untuk membesarkan sepak bola daerah ini,” kata Reszki kepada Kendariinfo, Rabu (28/10/2026).

Meski setiap daerah menghadapi keterbatasan efisiensi anggaran, Pemda Muna tetap mengupayakan keberangkatan tim sepak bola untuk berlaga pada Porprov yang akan diselenggarakan di Kota Kendari. Reszki menyebut upaya itu dilakukan karena melihat potensi atlet yang tersebar di setiap wilayah Muna.

Flayer seleksi tim sepak bola Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Flayer seleksi tim sepak bola Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

“Mayoritas warga Muna fanatik terhadap sepak bola dan hampir setiap kecamatan itu ada atletnya,” ujarnya.

Dalam rangka persiapan porprov, Reszki mengungkapkan tahapan seleksi untuk pemain sepak bola Muna akan dilaksanakan pada Minggu 8 November 2026. Proses seleksi akan dibagi melalui empat zona.

Seleksi pemain zona Muna bagian timur akan diadakan di Lapangan Maligano. Sementara pemain dari Kecamatan Tongkuno Selatan, Tongkuno, Kontukowuna dan Kabangka akan mengikuti seleksi di Lapangan Sahara, Kecamatan Kabawo.

Kecamatan Towea, Napabalano dan Lasalepa proses seleksi digelar di Lapangan Desa Labone. Adapun pemain dari Kecamatan Lohia, Duruka, Watopute, Batalaiworu, dan Katobu bakal dilaksanakan di Lapangan Liabalano, Kecamatan Kontunaga.

“Hasil dari tim pemantau masing-masing di kecamatan itu kemudian akan dijaring kembali di Stadion Paelangkuta Raha untuk menentukan 20 pemain,” ungkapnya.

Sebelumnya, isu mengenai tidak diikutsertakan cabor sepak bola Muna beredar di media sosial. Menanggapi hal itu, Reszki bersama pengurus lainnya telah berkoordinasi dengan pemda serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Muna, La Ode Asrafil Ndoasa. Dalam pertemuan tersebut, terkait pembentukan tim sepak bola mendapat dukungan.

“Melihat beredarnya isu tersebut, mungkin itu bentuk kekhawatiran dari teman-teman pencinta sepak bola. Pemda dan KONI Muna mendukung. Untuk adik-adik yang telah seleksi di daerah lain, itu pilihan dan mungkin ada tawaran atau perlakukan lebih, tetapi kalau ingin berjuang mewakili tanah kelahiran, insyaallah kami selalu terbuka,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten