Rumah Warga di Konawe Terbakar saat Ditinggal Keluar, Diduga Akibat Kompor Gas

Konawe – Kebakaran melanda sebuah rumah milik pasangan suami istri (pasutri) bernama Mimi dan Salni di Desa Lalohao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 13.00 Wita. Peristiwa itu membuat panik warga sekitar yang melihat asap tebal membumbung tinggi.
Menurut keterangan warga, api diduga berasal dari kompor gas jenis seribu mata yang digunakan untuk memasak air. Saat kejadian, istri pemilik rumah, Salni sedang memasak di dapur lalu keluar mencari anaknya yang bermain di luar.
“Istri (Salni) Bapak Mimi ini sempat keluar rumah untuk mencari anaknya yang sedang bermain, dengan maksud mengajaknya beristirahat. Karena kompor dibiarkan menyala, api kemudian membesar dan menjalar ke bagian rumah,” ujar warga bernama Irwansyah kepada Kendariinfo.
Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api sulit dikendalikan karena material rumah mudah terbakar.
“Warga sempat memadamkan dengan peralatan seadanya,” ungkap dia.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiel ditaksir cukup besar. Beberapa perabot rumah tangga hangus dilalap api, menyisakan hanya sebagian kecil bangunan yang masih berdiri.
Warga berharap pemerintah bisa segera memberikan bantuan darurat kepada keluarga korban yang kini kehilangan tempat tinggal tersebut.
Kapolsek Wonggeduku, Ipda Mustamin membenarkan kebakaran tersebut. Dia menyebut, penyebab kebakaran diduga karena faktor kelalaian Salni yang terlalu lama meninggalkan rumah dalam kondisi kompor masih memiliki api.
“Masak air pakai kompor yang biasa disebut seribu mata. Baru dia tinggalkan rumah sementara posisi kompor dekat dari dinding papan diduga terlalu lama tinggalkan rumah sampai air yang dimasak kering dan hangus wadahnya,” ujarnya.





