Sempat Dievakuasi, Lumba-Lumba Terdampar di Kali Wanggu Akhirnya Mati

Kendari – Seekor lumba-lumba yang terdampar dan sempat dievakuasi dari Kali Wanggu, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya dinyatakan mati, Jumat (4/2/2022).
Penanggung Jawab Satuan Kerja (Satker) Kendari, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Jufri menduga lumba-lumba tersebut berjenis hidung botol dengan ukuran 2,4 meter tersebut mati akibat kelelahan.
“Kondisi sekarang sudah mati, untuk sementara penyebabnya kita duga karena kelelahan atau apakah ada lumpur masuk ke lubang udaranya,” kata Jufri.

Jufri menjelaskan mamalia tersebut terdampar akibat disorientasi arah yang biasanya dipicu oleh cuaca buruk dan saat ini telah ditepikan ke dermaga terdekat dan diidentifikasi lebih lanjut.
Rencananya lumba-lumba ini akan dikubur di dekat pos pemadam kebakaran di Kecamatan Kendari Barat.
Sebelumnya, Dinas Kebakaran Kota Kendari sempat mengevakuasi lumba-lumba tersebut yang diketahui sudah terdampar sejak Kamis (3/2) kemarin.
“Tim penyelamat dari Dinas Kebakaran Kota Kendari melakukan evakuasi sementara agar hewan mamalia tersebut tidak kehabisan oksigen, menurut informasi hewan tersebut sudah ada dari kemarin,” ujar Kepala Dinas Kebakaran Kota Kendari, Junaidin Umar.
