Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Sempat Ditutup, Kini Destinasi Wisata Pulau Bokori Buka Kembali

Sempat Ditutup, Kini Destinasi Wisata Pulau Bokori Buka Kembali
Suasana destinasi wisata Pulau Bokori. Foto: Yusrin/Kendariinfo. (22/5/2021).

Konawe – Saat libur lebaran destinasi wisata Pulau Bokori, Kabupaten Konawe sempat dilakukan penutupan. Penutupan tersebut berlaku sejak tanggal 13 hingga 17 Mei 2021 yang lalu.

Kepala Tata Usaha (KTU) Destinasi Wisata Pulau Bokori Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Subairin menjelaskan, wisata Pulau Bokori dibuka kembali sejak tanggal 18 Mei 2021.

“Berdasarkan surat edaran gubernur melalui sekda provinsi kemarin, tanggal 13 sampai 17 Mei itu ditutup, kami buka kembali sejak tanggal 18 Mei 2021,” jelasnya.

Pelabuhan penyeberangan ke Pulau Bokori.
Pelabuhan penyeberangan ke Pulau Bokori. Foto: Yusrin/Kendariinfo. (22/5/2021).

Berdasarkan pantauan Jurnalis Kendariinfo pada Sabtu (22/5), wisatawan telah mematuhi protokol kesehatan (prokes) sesuai arahan pengelola Pulau Bokori.

“Untuk prokes tetap kami tegaskan, pengunjung tetap mengenakan masker, menghindari kerumunan, dan selalu mencuci tangan,” tegasnya.

Lanjutnya, pihaknya juga memberikan masker kepada pengunjung yang tidak mengenakan masker.

“Pengunjung yang mungkin lupa bawa masker, kita berikan masker agar terhindar dari kemungkinan yang tidak diharapkan,” tambahnya.

Menurutnya, terkait pengunjung dibandingkan dengan saat sebelum pandemi dan pada saat ini mengalami penurunan jumlah wisatawan.

Suasana destinasi wisata Pulau Bokori.
Suasana destinasi wisata Pulau Bokori. Foto: Yusrin/Kendariinfo. (22/5/2021).

“Ya, saat ini jumlah pengunjung jauh sekali mengalami penurunan dari biasanya, dan ini sudah terjadi sejak satu tahun terakhir,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Respon Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, Malik Rizal mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan baik itu pengawasan kepada pengunjung, maupun pengawasan penyeberangan.

“Tugas kami melakukan pengawasan pengunjung, dan juga pengawasan penyeberangan, saat cuaca tidak memungkinkan untuk kapal menyeberang, biasanya kami larang untuk menyeberang,” pungkasnya.

Baca Juga:  MAN IC Kendari Masuk Top 1000 Peraih UTBK Tertinggi se-Indonesia

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten