Ular Piton 6 Meter Mati Dilindas Mobil, Diarak Keliling Remaja Kendari Pakai Motor

Kendari – Ular piton sepanjang sekitar enam meter jadi tontonan warga di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Kamis (16/4/2026), sekitar pukul 23.59 Wita. Bangkai ular itu kemudian diarak keliling oleh sejumlah remaja menggunakan sepeda motor di jalan raya.
Aksi tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Beberapa di antaranya bahkan merekam momen saat ular berukuran besar itu diseret.
Salah seorang warga, Dewa, mengaku melihat langsung kejadian tersebut saat para remaja melintas di sekitar permukiman. Ia menyebut ular itu sudah dalam kondisi mati saat diseret menggunakan sepeda motor.
“Panjangnya sekitar 6 meter, anak-anak ada sekitar 6 orang mereka tarik pakai motor di jalan raya,” kata Dewa saat dikonfirmasi Kendariinfo, Jumat (17/4).
Ia mengatakan, rombongan remaja itu awalnya terlihat keluar dari kawasan rumah susun Tobuuha dan bergerak menuju arah Rumah Sakit Korem sembari menyeret ular tersebut. Namun, ia tidak mengetahui pasti tujuan akhir ular itu dibawa.
“Tadi saya dapat mereka dari rumah susun Tobuuha menuju RS Korem. Setelah itu saya tidak tahu lagi mereka apakan ularnya,” ujarnya.
Dewa juga sempat merekam kejadian itu saat para remaja melintas di jalan. Dalam rekaman tersebut terlihat ular piton diikat menggunakan tali di bagian kepala dan ditarik pakai sepeda motor.
“Saya rekam sendiri waktu keluar lorong, lihat ini anak-anak mereka lagi tarik,” ucapnya.
Menurut informasi yang beredar di lokasi, ular tersebut diduga mati setelah dilindas kendaraan yang melintas di jalan. Setelah ditemukan, bangkai ular itu kemudian dibawa oleh para remaja.
“Katanya itu ular mati karena diinjak mobil, jadi mereka langsung bawa,” tutur Dewa.





