Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Viral Janda di Kendari Dilabrak Istri saat Bersama Suami, Kini Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

0
0
Detik-detik janda berinisial DAL (baju kuning) bersama suami S berinisial DS (baju putih) digerebek di sebuah rumah di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (24/10/2026).

Kendari – Viral video seorang istri siri berinisial S (44) melabrak suaminya berinisial DS (46) yang sedang bersama janda inisial DAL (32) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (24/10/2026) siang.

Menurut keterangan salah satu keluarga S yang enggan disebutkan namanya, S bersama keluarganya menggerebek rumah DAL di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kendari.

“Tante dan omku sama anaknya yang gerebek,” kata dia kepada Kendariinfo, Sabtu (24/10).

Saat digerebek, dalam video yang diterima Kendariinfo, DAL yang mengenakan baju warna kuning tampak berada dalam rumah bersama DS (baju putih) dan salah satu keluarga DAL (tidak memakai baju).

DAL dan keluarga S lalu saling memaki hingga suasana memanas. Setelah kejadian itu, mereka sepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut di Polsek Baruga.

DAL saat dikonfirmasi Kendariinfo membenarkan bahwa dirinya digerebek oleh S bersama keluarganya.

“Saya digerebek jam 12.30 Wita di rumahku. Mereka ada 10 orang. Makanya tadi saya ajak ke kantor polisi, karena saya tidak mau di apa-apakan, tidak usah pakai kekerasan. Karena saya tidak ada suruh mereka cerai,” kata dia, Sabtu (24/10).

Ia mengaku, DS berada di rumahnya karena DS diduga diusir oleh S pada Jumat (23/10) malam. Sehingga, DS menginap di rumahnya.

“Mereka (DS dan S) hanya menikah siri, tidak ada buku nikah sudah 22 tahun. Saya sama DS pacaran juga. Sudah 1,5 tahun lebih saya pacaran dengan DS. Saya juga sudah janda 8 tahun,” lanjutnya.

Sementara itu, DS juga membenarkan bahwa dirinya, memiliki hubungan dengan DAL. Sementara S merupakan istri sirinya. DS mengaku memiliki tiga orang anak bersama S.

“Iya saya pacaran dengan DAL. Sebenarnya saya sama S sudah tidak ada masalah, sudah legawa, saya boleh nikah lagi yang penting adil, hanya ada hasutan dari luar akhirnya diperpanjang lagi,” bebernya, Minggu (25/10) dini hari.

Kapolsek Baruga, AKP Laode Hasmil Hamzah membenarkan penggerebekan tersebut. Namun, kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Info memang tadi sempat dibawa di kantor, tetapi karena suami istri menikah siri (tidak sah), maka kejadian tersebut diarahkan untuk dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan,” kata Hasmil kepada Kendariinfo, Sabtu (24/10).

Penulis
Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: