Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Website Sulit Diakses, Orang Tua Keluhkan Rumitnya Daftar PPDB Sultra 2024

Website Sulit Diakses, Orang Tua Keluhkan Rumitnya Daftar PPDB Sultra 2024
Suasana pendaftaran PPBD 2024 di Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (21/6/2024).

Kendari – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 se-Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tingkat SMA sederajat telah resmi dimulai, Rabu (19/6/2024) kemarin.

Sesuai dengan petunjuk teknis PPDB Sultra 2024 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, rangkaian PPDB 2024 dilakukan melalui laman https://ppdb-sultra2024.id. Meskipun begitu, sekolah tetap diperbolehkan untuk melakukan secara offline apabila jaringan internet belum tersedia di sekolah yang bersangkutan.

Dalam pelaksanaannya, masalah yang sering terjadi adalah kegagalan dalam mengakses website PPDB yang membuat banyak orang tua siswa mengeluh.

Salah satu orang tua yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku sudah tiga hari bolak-balik untuk mengurus pendaftaran anaknya. Dia bilang belum ada kejelasan soal nasib anaknya yang belum juga bisa terdaftar.

“Saya sudah bolak-balik tiga hari mendaftarkan anak saya, tapi katanya belum bisa diakses websitenya, selalu error,” katanya saat diwawancarai media ini.

Dirinya menyayangkan, sistem online yang harusnya bisa memudahkan proses pendaftaran justru malah tidak sesuai dengan harapan. Hal ini pun membuatnya tambah kecewa.

“Harusnya online kan bisa lebih cepat, tapi ini malah tambah makan waktu lama,” imbuhnya.

Baca Juga:  Resmikan 2 Sekolah, Wali Kota Kendari Apresiasi Kepala Sekolah Perintis

Orang tua salah satu siswa itu pun berharap agar pihak terkait segera melakukan sesuatu agar masalah ini bisa segera diatasi.

Sementara itu, Kepala Dikbud Sultra, Yusmin mengatakan, pihaknya sedang mencoba untuk mengatasi masalah tersebut. Menurutnya hal ini lumrah terjadi apalagi di hari-hari awal pendaftaran dikarenakan sangat banyak yang mengakses layanan.

“Periode pendaftaran kan masih sampai tanggal 30 Juni, kami imbau orang tua untuk tidak panik, saya segera hubungi yang urus server untuk diatasi segera,” katanya saat dihubungi via telepon.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten