2022, Pemprov Sultra Bakal Gelar Paralimpiade Provinsi Pertama di Baubau

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana akan menggelar Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) I di Kota Baubau pada tahun 2022 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi saat melepas kontingen Sultra yang akan mengikuti Peparnas XVI di Papua beberapa waktu ke depan.
Dia mengatakan, pihaknya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra, dan juga National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Sultra, akan mengadakan lomba tersebut.

“Rencananya, bersama dengan KONI dan juga NPCI Sultra akan menggelar lomba untuk para atlet disabilitas pada 2022 mendatang,” katanya, Senin (1/11/2021).
Dia menambahkan, Peparprov nantinya akan dilaksanakan setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Kegiatan Peparnas memang selalu beriringan dengan PON, dengan tuan rumah yang sama. Demikian juga di tingkat provinsi, setelah Porprov Sultra di Baubau, maka akan digelar juga Peparprov pertama kali di kota yang sama (Baubau),” imbuhnya.
Ali Mazi mengungkapkan, lomba-lomba tersebut digelar sebagai cara untuk Pemprov Sultra menjaring atlet-atlet daerah yang kiranya dapat membanggakan nama Sultra nantinya jika dipertandingkan di ajang nasional.
“Tentu, kita butuh berbagai kejuaraan sebagai bagian dari sarana pembinaan atlet dan menciptakan atlet-atlet berbakat yang diharapkan dapat membawa nama harum daerah kita nantinya,” ungkapnya.
Paralimpiade adalah sebuah pertandingan olahraga dengan berbagai nomor untuk atlet yang mengalami cacat fisik, mental, dan sensoris. Cacat ini termasuk dalam ketidakmampuan dalam mobilitas, cacat karena amputasi, gangguan penglihatan, dan mereka yang menderita Cerebral Palsy.





