Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

BP3MI Catat per Juni 2025 Pekerja Migran Indonesia asal Sultra Mayoritas di Jepang

BP3MI Catat per Juni 2025 Pekerja Migran Indonesia asal Sultra Mayoritas di Jepang
Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo.

Kendari – Balai Perlindungan dan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan keahlian khusus mayoritas berada di Jepang.

Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar mengatakan hingga Juni 2025 tercatat ada 25 PMI yang bekerja di luar negeri dengan negara penempatan dan sektor usaha yang beragam.

“Negara-negara tujuan utama meliputi Jepang, Malaysia, Brunei Darussalam, Tonga, dan Papua Nugini,” katanya kepada Kendariinfo, Kamis (3/7/2025).

Sedangkan untuk jenis penempatan yang dominan adalah Mandiri/SSW, yang memungkinkan pekerja asal Sultra bekerja di luar negeri secara legal melalui jalur keterampilan khusus. Dari data yang ada, Jepang menjadi negara tujuan terbanyak dengan berbagai sektor usaha, mulai dari manufaktur, pertanian, hingga konstruksi.

Di sektor pertanian, sejumlah pekerja bekerja sebagai agriculture labour, agriculture farming, dan agriculture worker, termasuk yang ditugaskan untuk menangani udang marine di Brunei. Kemudian, sektor konstruksi menyerap tenaga kerja cukup besar di Jepang, dengan posisi sebagai tenaga kerja bangunan dan operator.

Selain itu, beberapa pekerja juga tercatat bekerja di sektor perikanan sebagai nelayan (fisherman) di Malaysia dan Jepang, serta di sektor industri dan tenaga kerja umum di Brunei dan Malaysia.

Tak hanya itu, pekerjaan seperti building cleaning service, caregiver, hingga give worker (tenaga kerja sosial) juga menjadi bagian dari sektor yang digeluti oleh pekerja migran asal Sultra.

Baca Juga:  Pengerjaan Jalan Made Sabara di Kendari Hampir Rampung

Menariknya, satu tenaga kerja asal Sultra bahkan menempati posisi sebagai Chief Engineer di Tonga, menandakan adanya peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja daerah ini di kancah global.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten