Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Kuasa Hukum Siswa Konawe Bocorkan Bukti Berita Acara Seleksi Paskibraka Nasional

Kuasa Hukum Siswa Konawe Bocorkan Bukti Berita Acara Seleksi Paskibraka Nasional
Bukti berupa berita acara seleksi Paskibraka Nasional di Sultra yang beredar. Foto: Istimewa,

Konawe – Setelah mengungkap bukti status media sosial Facebook (FB) Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Baubau bernama Radilaega pada 18 Mei 2023 yang menyebut Wiradinata merupakan cadangan, kuasa hukum keluarga Doni Amansa kembali membocorkan bukti berupa berita acara seleksi yang diduga ditulis oleh tim monitoring BPIP.

Hal itu diungkap oleh kuasa hukum keluarga Doni yakni Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sultra, Andre Darmawan. Dalam bukti baru yang disampaikan Andre tertulis berita acara seleksi yang dibuat menggunakan tulisan tangan. Tercatat, tim penilai calon Paskibraka Sultra 2023 menyampaikan hasil penilaian dan merekomendasikan kepada Ketua Seleksi Paskibraka Provinsi Sultra untuk memutuskan nama Doni Amansa putra Kabupaten Konawe dan Nadira Syalvallah putri Kota Baubau.

Kemudian, dalam berita acara itu juga menerangkan bahwa Wiradinata Setya Persada dan Aini Nur Fitriani putra putri Kota Baubau sebagai cadangan Paskibraka Nasional. Dalam berita acara itu juga melampirkan daftar penilaian dan 50 calon Paskibraka Sultra tahun 2023 dan tertanda dari tim penilai calon Paskibraka Sultra 2023.

Andre menduga surat itu ditulis langsung menggunakan tangan di atas kertas oleh tim monitoring BPIP saat menyaksikan proses seleksi. Ia menuturkan, berita acara tersebut dibacakan oleh salah satu panitia daerah atau pusat pada Rabu (17/5) malam.

Baca Juga:  Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2022 di Istana Merdeka, 2 dari Sultra

“Kami dapat bocoran berita acara yang ditulis oleh panitia dari BPIP pusat yang dibacakan saat malam pengumuman. Dugaan yang menulis dari tim monitoring BPIP,” ungkap Andre, Jumat (21/7).

Ia mengatakan bahwa berita acara yang dibocorkan tersebut sama dengan yang telah didengarkan oleh Doni, pendamping, dan beberapa saksi lain yang turut hadir pada malam pengumuman waktu itu.

Andre menambahkan bukti-bukti yang sudah didapat sebagai pegangan keluarga Doni untuk menuntut keadilan kepada para pihak yang terlibat dalam proses seleksi Paskibraka Nasional.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten