Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Minyak Goreng Langka, Ayam Geprek Rp10 Ribu Depan Kampus UHO Naik Harga, Beberapa Tutup

Minyak Goreng Langka, Ayam Geprek Rp10 Ribu Depan Kampus UHO Naik Harga, Beberapa Tutup
Salah satu warung ayam geprek depan kampus UHO yang menaikkan harga. Foto: Nasrun Katingka/Kendariinfo. (10/3/2022).

Kendari – Imbas dari kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini membuat sejumlah usaha warung makan ayam geprek seharga Rp10 ribu depan kampus Universitas Halu Oleo (UHO), Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menaikkan harga. Bahkan beberapa di antaranya harus berhenti menjual atau tutup.

Harga ayam geprek yang semula seharga Rp10 ribu kini naik 30 hingga 50 persen. Beberapa di antaranya harus tutup sementara sembari menunggu keberadaan minyak goreng kembali stabil.

Salah satu pemilik warung makan depan kampus UHO yang menaikan harga, Safarudin (40) mengaku terpaksa melakukan hal tersebut demi tetap menjaga penjualan tetap berjalan.

Salah satu warung ayam geprek depan kampus UHO yang tutup.
Salah satu warung ayam geprek depan kampus UHO yang tutup. Foto: Nasrun Katingka/Kendariinfo. (10/3/2022).

“Sebenarnya ingin tutup, tapi saya memikirkan nasib karyawan. Jadi terpaksa harus menaikan harga yang tadinya Rp10 ribu menjadi Rp13 ribu,” bebernya, Kamis (10/3/2022).

Kelangkaan minyak goreng juga, terpaksa harus membuat warung milik Safarudin mengurangi produksi, yang semula bisa menggoreng hingga 100an ekor, kini hanya 50an ekor per hari.

“Dengan demikian, pembeli ikut berkurang dan omzet pun pasti ikut menurun 30 – 40 persen,” sambungnya.

Sementara, salah pemilik warung makan ayam geprek depan kampus UHO lainnya, Mahmuda (26) lebih memilih untuk menutup usahanya.

Baca Juga:  Resmi Ditutup, 2 Calon Ketum BPD HIPMI Sultra Lanjut ke Tahap Verifikasi

“Saya tidak tahu kapan (buka kembali). Saya menunggu saja hingga minyak goreng kembali stabil,” imbuhnya.

Salah satu mahasiswa UHO yang sering membeli ayam geprek depan kampus, Hasrianur (21) mengungkapkan sedikit kekecewaannya dengan kenaikan harga tersebut.

“Sebenarnya kami memaklumi sebagai pembeli, tapi sedikit kecewa juga. Biasanya kalau dengan harga begitu kami bisa tambah porsi nasi,” ungkapnya.

Salah satu warung ayam geprek depan kampus UHO yang menaikkan harga.
Salah satu warung ayam geprek depan kampus UHO yang menaikkan harga. Foto: Nasrun Katingka/Kendariinfo. (10/3/2022).
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten