Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Protes Warnai Laga 8 Besar Afika Cup 2025 di Kendari, Wasit Jadi Sorotan

Protes Warnai Laga 8 Besar Afika Cup 2025 di Kendari, Wasit Jadi Sorotan
Tim Voli Pandegara usia bertanding di Lapangan Voli Perumahan Afika Park, Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (6/7/2025).

Kendari – Pertandingan perempat final Afika Cup Volleyball Tournament 2025 antara Pandegara dan Ras Mepokoaso, yang berlangsung di Lapangan Voli Perumahan Afika Park, Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Minggu (6/7/2025), diwarnai protes keras dari salah satu tim peserta. Tim Pandegara menyampaikan keberatan atas kepemimpinan wasit yang dianggap tidak netral selama pertandingan berlangsung.

Pelatih Pandegara, Sultan Djafar, menyebut keputusan-keputusan wasit selama laga memicu ketidakpuasan timnya. Ia menilai kualitas wasit yang ditugaskan dalam laga perempat final tidak sesuai standar pertandingan penting.

“Sebagai pengadil, wasit itu harus netral. Tetapi pada pertandingan kemarin, kami menilai ada keputusan-keputusan yang merugikan tim. SRC (Special Referee Committee) seharusnya bisa lebih cermat memilih wasit untuk laga-laga besar,” kata Sultan, Senin (7/7).

Hal senada juga disampaikan Official Pandegara, Andika Chandra, yang meskipun tetap mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan turnamen, turut menyoroti kualitas wasit yang dinilai memengaruhi jalannya pertandingan.

“Kami tetap mengapresiasi penyelenggara, namun kami menilai kualitas wasit perlu dievaluasi. Ini demi menjaga kepercayaan peserta dan menjaga sportivitas turnamen ke depan,” ungkap Andika.

Afika Cup 2025 merupakan salah satu ajang bola voli terbesar yang digelar di Sulawesi Tenggara (Sultra). Turnamen ini diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai daerah dan digelar oleh Afika Group.

Baca Juga:  Asian Games 2022: Apri/Fadia Langsung Ditantang Pasangan Nomor 1 Dunia

Menanggapi kritik terhadap kepemimpinan wasit, penyelenggara turnamen sekaligus Owner Afika Group, Sahirudin, menyatakan bahwa urusan teknis pertandingan, termasuk penunjukan wasit, bukan menjadi kewenangan pihaknya secara langsung.

“Kami selaku penyelenggara menyerahkan urusan perwasitan kepada tim teknis dan kepala wasit. Yang pasti, semua wasit yang bertugas memiliki sertifikat resmi,” ujar Sahirudin yang dikenal dengan nama Sahir Property.

Ia menegaskan bahwa penyelenggara hanya memfasilitasi jalannya turnamen, sementara keputusan-keputusan dalam pertandingan tetap menjadi wewenang wasit di lapangan.

“Kami tidak bisa mengintervensi keputusan wasit. Kami hanya bisa memastikan bahwa turnamen berjalan lancar dan seluruh tim mendapat kesempatan bertanding secara adil,” tambah Sahir.

Hingga saat ini, pihak panitia belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait evaluasi terhadap kepemimpinan wasit. Sementara itu, turnamen masih akan berlanjut ke babak semifinal, dengan sejumlah laga yang diprediksi berlangsung ketat.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten